
Pantau - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya perdamaian dan persaudaraan di Tanah Papua saat membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Provinsi Papua Barat, Sabtu malam.
Gibran menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pembangunan hanya dapat berjalan optimal apabila didukung situasi yang aman, kondusif, dan damai.
"Namun, dalam melakukan pembangunan dibutuhkan situasi yang kondusif dan damai. Oleh sebab itu, saya mengapresiasi tema Pesparawi tahun ini yang mengangkat soal perdamaian dan persaudaraan di tanah Papua," ungkapnya.
Menurut Gibran, tema Pesparawi XIV yang mengangkat perdamaian dan persaudaraan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat Papua dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Pembangunan Papua Terus Diperkuat
Gibran mengatakan pembangunan saat ini tidak hanya berpusat di Pulau Jawa, tetapi juga terus dilakukan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Papua.
Ia menyebut sejumlah program dan pembangunan yang telah dijalankan pemerintah, antara lain pembangunan rumah sakit, Jalan Trans Papua, Program Sekolah Rakyat, pengembangan Kampung Nelayan, serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Harapannya ke depan ini dapat menurunkan ketimpangan, memperluas akses serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua," ungkapnya.
Menurutnya, berbagai program tersebut ditujukan untuk mengurangi ketimpangan pembangunan, memperluas akses layanan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan warga Papua, serta mendorong pemerataan pembangunan nasional.
Warga Diminta Menjaga Fasilitas Publik
Dalam kesempatan itu, Gibran juga menyambut baik penggunaan Lapangan Borarsi sebagai lokasi penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV.
Ia mengingatkan bahwa saat berkunjung ke Manokwari pada November 2025, fasilitas tersebut masih berada dalam tahap pembangunan.
Gibran meminta masyarakat untuk menjaga fasilitas publik yang telah dibangun serta memanfaatkannya secara baik dan bertanggung jawab agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Kunjungan ke Papua Barat merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Gibran pada 18–21 Juni 2026 yang mencakup Nusa Tenggara Timur, Gorontalo, Papua Barat, dan Papua Selatan.
Pada Minggu (21 Juni 2026), Gibran dijadwalkan melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Asmat untuk meninjau Asmat Museum of Culture and Progress, Sekolah Lapang Sagu, RSUD Agats, dan Gereja Katedral Salib Suci.
- Penulis :
- Arian Mesa





