
Pantau - Kesenian Bali berhasil memikat perhatian masyarakat Meksiko saat grup Gamelan Luz y Fuerza menampilkan musik gamelan dan tarian tradisional Indonesia dalam ajang Festival Budaya Aldea Global 2026 di Bosque de Chapultepec, Mexico City, Minggu (21/6) waktu setempat.
Penampilan yang didukung Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Meksiko tersebut menjadi bagian dari kemeriahan Piala Dunia 2026 yang digelar di negara itu.
Gamelan dan Tari Bali Curi Perhatian di Negeri Mariachi
Di tengah dominasi musik mariachi yang menjadi identitas budaya Meksiko, denting gamelan Bali justru berhasil menarik perhatian ratusan hingga ribuan pengunjung yang memadati area pertunjukan.
Kelompok Gamelan Luz y Fuerza membawakan sejumlah kesenian Bali, mulai dari musik gamelan, Tari Oleg Tamulilingan, Tari Baris, hingga Tari Kecak.
Suasana semakin meriah ketika para pemain membawakan lantunan khas Tari Kecak yang disambut antusias para penonton.
Pada sesi penutup, penonton diajak turun ke depan panggung untuk menari bersama mengikuti gerakan tari Bali yang dipandu pembawa acara.
Tepuk tangan panjang dan standing applause pun mengakhiri pertunjukan yang berlangsung meriah tersebut.
Penonton Meksiko Terpesona dengan Budaya Indonesia
Salah seorang penonton asal Mexico City bernama Nayeli mengaku kagum dengan pertunjukan seni yang ditampilkan para seniman Bali.
"Musik, tarian, dan kostum mereka seperti mantra yang memikat kami," ungkap Nayeli.
Ia mengaku sebelumnya belum pernah menyaksikan secara langsung pertunjukan gamelan maupun tarian Bali.
Penampilan tersebut dinilai berhasil memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat Meksiko sekaligus mempererat hubungan budaya kedua negara melalui momentum Piala Dunia 2026.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





