HOME  ⁄  Nasional

Gerindra Bantah Isu Budi Djiwandono Minta Awasi Pergerakan Gibran

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Gerindra Bantah Isu Budi Djiwandono Minta Awasi Pergerakan Gibran
Foto: (Sumber : Sekretaris Fraksi Gerindra DPR Bambang Haryadi di kompleks parlemen, Jakarta. ANTARA/HO-DPR RI.)

Pantau - Fraksi Partai Gerindra DPR RI membantah isu yang beredar di media sosial mengenai adanya rapat khusus yang dipimpin Ketua Fraksi Gerindra Budi Djiwandono untuk meminta anggota partai mengawasi pergerakan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPR RI Bambang Haryadi menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak pernah dibahas dalam rapat internal fraksi.

Gerindra Tegaskan Tidak Ada Pembahasan Soal Gibran

Bambang mengatakan dirinya selalu mengikuti dan turut memimpin rapat-rapat Fraksi Gerindra bersama Budi Djiwandono.

“Saya selalu hadir dan ikut memimpin rapat-rapat di Fraksi Gerindra dan tidak ada perintah maupun pembahasan hal tersebut,” ungkap Bambang dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Menurut Bambang, agenda yang sebenarnya dibahas dalam rapat fraksi berkaitan dengan kondisi ekonomi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing anggota DPR.

Fraksi Gerindra juga meminta seluruh anggotanya memantau pelaksanaan program pemerintah agar berjalan dengan baik di tengah masyarakat.

“Yang ada adalah perintah untuk mengawasi ketersediaan pangan dan harga sembako di daerah pemilihan semua anggota DPR agar kita dapat memastikan kondisi masyarakat tetap terjaga daya belinya,” katanya.

Hubungan Prabowo dan Gibran Disebut Baik

Bambang mengimbau agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang dan berdasarkan fakta.

Ia menegaskan Partai Gerindra akan terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Dan hubungan keduanya sangat baik. Ini gosip tidak benar dan cenderung memprovokasi dan mengadu domba,” ujarnya.

Bambang menambahkan Fraksi Gerindra menghormati kebebasan pers selama pemberitaan disajikan secara faktual dan akurat.

Atas tudingan yang dinilai tidak benar tersebut, Partai Gerindra menyatakan akan melayangkan somasi.

Penulis :
Ahmad Yusuf