HOME  ⁄  Nasional

Yati Tetap Tenang Jalani Pengobatan GERD Berkat Jaminan Program JKN

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Yati Tetap Tenang Jalani Pengobatan GERD Berkat Jaminan Program JKN
Foto: (Sumber : Yati Hapsari (67), peserta program JKN di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Luwuk, Sulawesi Tengah, didampingi Budi, tidak merasa khawatir menjalani pengobatan berulang di fasilitas kesehatan sejak menderita Gerd. ANTARA/Karel A Polakitan.)

Pantau - Yati Hapsari (67), peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Luwuk, Sulawesi Tengah, mengaku tidak khawatir menjalani pengobatan berulang sejak menderita penyakit Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) karena seluruh layanan kesehatannya dijamin melalui program tersebut.

Budi, yang mendampingi Yati selama menjalani pengobatan, mengatakan ibunya telah beberapa kali menjalani perawatan inap akibat GERD yang memicu sesak napas dan nyeri dada hingga menyebabkan pingsan.

“Ibu saya sudah berulang kali masuk rumah sakit untuk menjalani rawat inap akibat Gerd yang dialami hingga menimbulkan sesak dan nyeri di dada. Bahkan, beberapa kali ibu saya sampai jatuh pingsan,” ungkap Budi.

JKN Bantu Saat Kondisi Darurat

Budi menjelaskan penyakit yang diderita ibunya beberapa kali menempatkan Yati dalam kondisi darurat yang mengancam keselamatan jiwa.

“Beberapa kali keluar masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) diakibatkan karena Ibu saya kurang menjaga pola makan. Makanan pedas sulit untuk dihindari karena memang sudah menjadi kebiasaan sejak dulu. Jadi, untuk peserta lainnya di luar sana, mulailah menjaga pola hidup dan mengonsumsi makanan yang sehat,” tegas Budi.

Menurutnya, Program JKN selalu hadir memberikan akses layanan kesehatan yang cepat dan mudah ketika kondisi kesehatan ibunya memburuk.

“Sejauh saya mendampingi Ibu, tidak ada kendala maupun hambatan yang kami alami. Pelayanan selalu diberikan dengan baik, sehingga kami merasa sangat puas memanfaatkan JKN. Tidak hanya dari segi finansial yang bisa dihemat, tetapi juga dari manfaat dan pelayanan yang diberikan,” ungkap Budi.

Pelayanan Dinilai Konsisten di Berbagai Daerah

Budi juga menilai kualitas pelayanan kesehatan yang diterima ibunya tetap konsisten meskipun dilakukan di sejumlah rumah sakit berbeda.

Ia menyebut Yati pernah mendapatkan perawatan di rumah sakit di Kabupaten Banggai, Kota Palu, hingga Kota Makassar dengan kualitas layanan yang sama baiknya.

“Selain rumah sakit di Kabupaten Banggai, Ibu saya juga pernah dirujuk ke rumah sakit di Kota Palu dan Kota Makassar. Pelayanan yang kami peroleh sama baiknya dari semua aspek, mulai dari pelayanan, tindakan, dan alat medis, hingga sarana dan prasarana,” tutur Budi.

Pada akhir keterangannya, Budi berharap manfaat Program JKN dapat terus dirasakan masyarakat, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Semoga JKN terus meningkatkan kualitas layanannya dan semakin menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan finansial,” ajaknya.

Penulis :
Aditya Yohan