
Pantau - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan tiga strategi utama berupa pembangunan infrastruktur pendidikan, peningkatan kualitas guru, dan penguatan pendidikan karakter untuk memperkuat layanan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen Yudhistira Nugraha mengatakan langkah tersebut diterapkan sebagai upaya mempercepat pemerataan mutu pendidikan, khususnya di wilayah kepulauan.
Ia mengungkapkan, “Pendekatan pertama adalah pembangunan infrastruktur fisik melalui revitalisasi satuan pendidikan. Pada 2025, Kemendikdasmen telah merevitalisasi 16.167 sekolah dan ke depan akan diprioritaskan untuk daerah 3T, wilayah terdampak bencana, serta sekolah yang mengalami kerusakan,” katanya di Pulau Tidung, Jumat.
Revitalisasi dan Digitalisasi Pembelajaran
Selain revitalisasi sekolah, Kemendikdasmen juga menjalankan program digitalisasi pembelajaran melalui distribusi Interactive Flat Panel (IFP) beserta ekosistem pendukungnya.
Program tersebut ditujukan untuk menciptakan proses belajar yang lebih mendalam, bermakna, menyenangkan, dan berpusat pada murid.
Yudhistira menambahkan peningkatan kompetensi serta kesejahteraan guru juga menjadi prioritas, disertai penguatan pendidikan karakter melalui implementasi Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan penciptaan lingkungan belajar yang aman serta nyaman.
Komitmen Pemerataan Pendidikan
Kepala Suku Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Seribu M. Thohari mengatakan tantangan geografis tidak mengurangi komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang merata.
Saat ini, Kabupaten Kepulauan Seribu melayani 44 sekolah negeri, sembilan sekolah swasta, dan tujuh madrasah melalui kolaborasi dengan Kementerian Agama.
Ia mengatakan, “Kami ingin memastikan setiap anak di Kepulauan Seribu memperoleh hak pendidikan yang sama. Karena itu, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar di kelas, tetapi juga ruang bagi anak-anak untuk berekspresi, berkreasi, dan membangun kepercayaan diri melalui kegiatan seperti Ruang Seni Siswa,” ujarnya.
Thohari menegaskan seluruh sekolah di Kepulauan Seribu diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang mampu mengembangkan potensi peserta didik sekaligus mencetak generasi unggul sebagai masa depan Jakarta.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





