HOME  ⁄  Nasional

Sensus Ekonomi 2026 Disebut Jadi Instrumen Penting untuk Memotret Kondisi Riil Perekonomian Nasional dan Daerah

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Sensus Ekonomi 2026 Disebut Jadi Instrumen Penting untuk Memotret Kondisi Riil Perekonomian Nasional dan Daerah
Foto: Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (sumber: BPS)

Pantau - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyebut Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai instrumen penting untuk mengetahui kondisi riil perekonomian nasional maupun daerah saat Apel Siaga dan Penguatan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Sabtu.

Sensus Ekonomi Jadi Dasar Penyusunan Kebijakan

Amalia mengatakan, “Sensus ekonomi merupakan instrumen penting untuk mengetahui kondisi riil perekonomian nasional maupun daerah. Sensus ekonomi ibarat medical check-up atau rekam medis perekonomian.”

Ia menjelaskan bahwa data yang akurat dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan, pengembangan investasi, serta pemberdayaan dunia usaha.

Amalia mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang benar agar hasil sensus akurat.

“Setiap informasi yang dihimpun akan menjadi fondasi penting dalam merancang kebijakan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Amalia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Lampung yang memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Amalia memberikan motivasi kepada 8.619 petugas Sensus Ekonomi 2026 yang akan bertugas di 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Ia menyebut para petugas sebagai "pejuang data" yang memegang peran penting dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan sensus.

Pemprov Lampung Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa pembangunan yang berkualitas harus diawali dengan ketersediaan data yang valid serta menyatakan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Lampung terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang merupakan agenda nasional setiap sepuluh tahun.

Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, “Kita sadari bersama bahwa pembangunan yang berkualitas dan tepat sasaran berawal dari data yang akurat. Tanpa data yang lengkap dan benar, sulit bagi kita mengambil keputusan atau pun menyusun kebijakan yang tepat sasaran.”

Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran penting dalam memotret kondisi perekonomian daerah secara menyeluruh sehingga data yang dihasilkan dapat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.

Rahmat Mirzani Djausal menyebut Provinsi Lampung memiliki potensi ekonomi yang besar dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, industri, perdagangan, pariwisata, serta jutaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tingginya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya melalui terciptanya lapangan kerja, meningkatnya pendapatan, serta semakin kuatnya usaha rakyat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh petugas lapangan yang akan menjadi ujung tombak pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Rahmat Mirzani Djausal berpesan agar seluruh petugas menjalankan tugas secara profesional, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan yang ramah dan humanis kepada masyarakat selama pelaksanaan sensus.

Penulis :
Leon Weldrick