
Pantau - Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat penanganan berbagai persoalan mendasar, terutama banjir dan kemacetan, menjelang peringatan lima abad Jakarta pada 2027.
Menurut Suhud, banjir dan kemacetan masih menjadi pekerjaan rumah utama yang harus diselesaikan secara serius dan terukur.
Suhud mengatakan, “Banjir harus diantisipasi secara serius agar tidak menimbulkan dampak besar bagi masyarakat.”
Penanganan Banjir Harus Terpadu
Suhud menilai penanganan banjir tidak dapat dilakukan secara parsial sehingga Pemprov DKI Jakarta perlu memperkuat langkah pencegahan sejak dini.
Ia mengatakan, "Perlu kesiapsiagaan saat hujan turun, termasuk kolaborasi dengan daerah penyangga, penanganan yang terpadu serta menyeluruh.”
Menurutnya, kolaborasi antardaerah menjadi salah satu faktor penting agar upaya pengendalian banjir dapat berjalan lebih efektif.
Transportasi Publik dan SDM Jadi Perhatian
Selain banjir, Suhud meminta Pemprov DKI Jakarta memperkuat integrasi transportasi publik untuk mengurangi kemacetan dan menekan ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.
Ia juga memandang pemanfaatan teknologi serta pembangunan sumber daya manusia menjadi faktor penting agar transformasi Jakarta sebagai kota global dapat berjalan seiring dengan kesiapan masyarakat.
Suhud menilai ketertiban dan partisipasi warga merupakan modal penting agar Jakarta dapat berkembang sebagai kota global yang tetap menjaga keberlanjutan serta nilai-nilai budaya.
- Penulis :
- Gerry Eka





