
Pantau - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, disiapkan menjadi kawasan pendidikan modern yang terintegrasi untuk mendukung pemerataan akses pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia.
Sekolah Rakyat yang dibangun di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor itu ditargetkan mulai difungsikan pada Juli 2026 untuk menyambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027.
Fasilitas Modern untuk 1.080 Siswa
Dody mengungkapkan, “Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat dan mendukung pemerataan akses pendidikan.”
Sekolah yang berdiri di atas lahan seluas 6,96 hektare dengan ketinggian sekitar 161 meter di atas permukaan laut itu dirancang mampu menampung hingga 1.080 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Kawasan pendidikan tersebut dilengkapi gedung sekolah, asrama putra dan putri, asrama guru, gedung serbaguna, tempat ibadah, kantin, lapangan olahraga, ruang terbuka hijau, serta berbagai fasilitas pendukung yang terintegrasi.
Progres Pembangunan Capai 80 Persen
Kementerian PU mencatat hingga 26 Juni 2026 progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat Bogor telah mencapai 80,21 persen.
Pembangunan melibatkan 960 pekerja dan diperkuat 25 personel TNI-AD Teritorial Pembangunan untuk mempercepat penyelesaian proyek.
Pemerintah menargetkan kawasan pendidikan terpadu tersebut dapat mulai digunakan pada Juli 2026 sehingga siswa baru dapat langsung memanfaatkan fasilitas pada awal Tahun Ajaran 2026/2027.
Kehadiran Sekolah Rakyat Bogor diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.
- Penulis :
- Aditya Yohan





