HOME  ⁄  Nasional

Danlanud Iswahjudi Sematkan Badge 1.000 Jam Terbang dan Hawk Sierra kepada Dua Penerbang Tempur

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Danlanud Iswahjudi Sematkan Badge 1.000 Jam Terbang dan Hawk Sierra kepada Dua Penerbang Tempur
Foto: (Sumber :Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo menyematkan badge 1.000 jam terbang dan badge Hawk Sierra kepada dua penerbang tempur di Shelter Skadron Udara 15, Magetan, Jumat (3/7/2026). ANTARA/HO-Lanud Iswahjudi.)

Pantau - Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo menyematkan badge 1.000 jam terbang kepada Kapten Pnb Arief "Ogre" Yudha Setyawan dan badge Hawk Sierra kepada Letda Pnb Arnetto Anindyaguna Djodi Putro di Shelter Skadron Udara 15, Magetan, Jumat (3/7).

Apresiasi atas Profesionalisme dan Capaian Penerbang

Badge 1.000 jam terbang diberikan kepada Kapten Pnb Arief "Ogre" Yudha Setyawan sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilannya menuntaskan 1.000 jam terbang, sedangkan badge Hawk Sierra diberikan kepada Letda Pnb Arnetto Anindyaguna Djodi Putro yang sukses melaksanakan terbang solo menggunakan pesawat tempur T-50i Golden Eagle.

Muchtadi Anjar Legowo mengatakan, “Penyematan badge bukan hanya soal merayakan keberhasilan capaian yang telah diperoleh, tetapi juga mengapresiasi seberapa banyak karakter fighter yang telah ditunjukkan oleh para penerbang.”

Ia menambahkan, “Selamat atas pencapaian ini, teruslah belajar dan berlatih agar semakin matang serta terus berdiskusi dengan senior melalui pengalaman-pengalaman yang telah dilalui.”

Terbang Solo Jadi Tonggak Penting Penerbang Tempur

Menurut Muchtadi, keberhasilan Letda Pnb Arnetto melaksanakan terbang solo menjadi tonggak penting dalam perjalanan seorang penerbang tempur setelah melewati proses pendidikan dan latihan yang panjang.

Ia mengungkapkan, “Terbang solo merupakan bentuk kepercayaan TNI Angkatan Udara melalui instruktur Skadron Udara 15 yang telah menilai bahwa penerbang tersebut memiliki karakter fighter yang diharapkan, sudah dapat mengambil keputusan yang aman, membuat penilaian yang tepat, dan merencanakan penerbangan.”

Danlanud Iswahjudi berharap kedua penerbang terus meningkatkan kemampuan melalui latihan dan pembelajaran agar semakin profesional dalam menghadapi tantangan tugas di masa mendatang.

Ia juga menegaskan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan serta kerja sama seluruh personel Skadron Udara 15 yang bekerja sebagai tim solid.

Penulis :
Aditya Yohan