HOME  ⁄  Nasional

Bakom Nilai Komisaris Berlatar Belakang Beragam Mampu Hadirkan Perspektif Baru bagi BUMN

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Bakom Nilai Komisaris Berlatar Belakang Beragam Mampu Hadirkan Perspektif Baru bagi BUMN
Foto: (Sumber :Kepala Bakom RI Muhammad Qodari membuka Nusantara Media Fest 2026 di Jakarta, Sabtu (4/7/2026) ANTARA/Prisca Triferna.)

Pantau - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyatakan pengangkatan komisaris badan usaha milik negara (BUMN) dari latar belakang yang beragam dapat menghadirkan perspektif baru dalam mengawal agenda pemerintah dan mendukung pengawasan perusahaan.

Perspektif Baru Dinilai Perkuat Pengawasan BUMN

Qodari menyampaikan pengalamannya saat menjadi komisaris di salah satu BUMN menunjukkan bahwa komisaris memiliki peran penting dalam memberikan arahan sekaligus menawarkan alternatif solusi bagi perusahaan.

“Dan kalau bicara pengalaman saya di Pertamina Hulu Energi, kita bisa membantu juga untuk melihat alternatif-alternatif solusi. Karena kita datang dari latar belakang yang berbeda, kita datang dari luar, sebetulnya ada perspektif yang baru yang bisa dibawa ke dalam perusahaan di mana kita menjadi komisaris,” kata Qodari di Jakarta, Sabtu.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas isu pengangkatan komisaris di sejumlah perusahaan BUMN yang menjadi perhatian publik, termasuk penunjukan Mufi Budi Ananda sebagai komisaris PT Krakatau Posco dan Gina Febriyanti Ginting sebagai komisaris PT Pertamina Retail.

Menurut Qodari, pengangkatan komisaris merupakan hal yang lazim dilakukan, baik di perusahaan BUMN maupun korporasi swasta.

Akal Sehat dan Niat Baik Jadi Modal Dasar Komisaris

Qodari menilai keberadaan komisaris dapat memberikan manfaat dalam menjalankan fungsi pengawasan sekaligus menyumbangkan ide dan gagasan bagi perusahaan.

“Kalau hemat saya, kalau namanya komisaris itu sebetulnya modal dasarnya dua. Pertama, akal sehat, yang kedua, niat baik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa komisaris umumnya memiliki pengalaman di bidang organisasi, pemerintahan, maupun sektor swasta sehingga mampu menghadirkan sudut pandang baru dalam menjalankan tugas pengawasan.

Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan DPR terus mendorong agar pengangkatan komisaris BUMN diisi oleh orang-orang yang profesional dan kompeten.

Penulis :
Ahmad Yusuf