
Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera melakukan kajian dan pembahasan terkait usulan penambahan rute Transjabodetabek guna mengantisipasi kemacetan serta meningkatkan konektivitas warga menuju Jakarta.
Pemprov Bahas Usulan Lima Rute Baru
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Transjabodetabek telah menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan, terutama pada jam sibuk.
“Transjabodetabek ini menjadi kebutuhan dan solusi dalam menekan angka kemacetan,” ungkap Pramono.
Menurutnya, layanan tersebut menjadi pilihan masyarakat yang tinggal di luar Jakarta untuk berangkat bekerja pada pagi hari dan kembali ke daerah asal pada sore hari.
“Ini sudah terbukti menjadi solusi kemacetan di jam padat,” katanya.
Terkait usulan Pemerintah Kota Depok mengenai penambahan lima rute baru Transjabodetabek, Pramono menyatakan Pemprov DKI akan membahasnya secara mendalam.
“Saya sudah baca usulan ini dan akan dilakukan pembicaraan dengan Pemerintah Kota Depok,” ujarnya.
Rute Sawangan-Lebak Bulus Sudah Beroperasi
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta bersama Pemerintah Kota Depok telah meluncurkan rute Transjabodetabek D41 Sawangan-Lebak Bulus pada 4 Juni 2026.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat peresmian menyatakan layanan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan transportasi umum yang lebih baik bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya.
“Pada hari ini, mulai Rabu, 4 Juni 2026, rute Transjabodetabek Sawangan-Lebak Bulus saya nyatakan resmi beroperasi,” ungkap Rano Karno.
Rute D41 memiliki waktu tempuh pulang pergi sekitar 150 menit saat jam sibuk dan 70 menit di luar jam sibuk.
Saat ini, rute tersebut dilayani 10 unit bus dengan enam titik pemberhentian di Jakarta dan lima titik pemberhentian di luar Jakarta.
Kehadiran rute yang melintasi Tol Depok-Antasari itu diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sehingga menekan kemacetan dan polusi udara.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Ahmad Yusuf





