
Pantau - Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan melepas 124 lulusan SMP asli Papua untuk melanjutkan pendidikan jenjang SMA/SMK melalui Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan Bali.
Pelepasan peserta Program ADEM dilakukan di Kota Jayapura pada Sabtu (4/7) dengan melibatkan siswa perwakilan dari sembilan kabupaten/kota di Provinsi Papua.
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait mengatakan Program ADEM merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Papua agar memiliki daya saing dan sumber daya manusia yang unggul.
Ia mengungkapkan, “Pada Sabtu (4/7) kami melepas 124 siswa ADEM untuk berangkat ke lima provinsi di Indonesia dan seluruh peserta yang diberangkatkan merupakan perwakilan dari sembilan kabupaten/kota di Provinsi Papua.”
Seluruh Biaya Pendidikan Ditanggung Pemerintah
Christian mengatakan seluruh kebutuhan pendidikan peserta, mulai dari biaya hidup, uang sekolah, hingga biaya tempat tinggal selama menempuh pendidikan, ditanggung sepenuhnya oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Ia mengungkapkan, “Untuk itu program ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi anak-anak Papua untuk memperoleh pendidikan di berbagai daerah di Indonesia.”
Pemerintah Provinsi Papua juga mengimbau seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan belajar sungguh-sungguh dan meraih prestasi.
Kuota Program Menurun Dibanding Tahun Lalu
Christian menjelaskan kuota Program ADEM tahun 2026 berjumlah 124 siswa atau menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari 300 peserta.
Ia mengungkapkan, “Terkait dengan kuota peserta Program ADEM tahun ini berjumlah 124 siswa, dimana angka ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari 300 peserta. Penurunan tersebut terjadi karena adanya penyesuaian anggaran dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah."
Meski kuota berkurang, Pemerintah Provinsi Papua mengapresiasi pemerintah pusat yang tetap mengalokasikan Program ADEM bagi pelajar Papua dan berharap jumlah peserta dapat kembali ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.
Christian berpesan, “Kami berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, daerah asal, dan lembaga pendidikan yang mengirim mereka. Para siswa juga diminta fokus belajar, menghindari pergaulan negatif, serta tidak terlibat dalam pelanggaran disiplin yang dapat menyebabkan dikeluarkan dari program.”
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





