
Pantau - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengalokasikan anggaran sebesar Rp26,30 triliun untuk pembangunan 100 unit Sekolah Rakyat tahap 3 pada 2027 sebagai bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.
Anggaran Disiapkan untuk Tahap 3 dan Uang Muka Tahap 4
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU Kuswara mengatakan anggaran tersebut juga mencakup sebagian uang muka pembangunan Sekolah Rakyat tahap 4 yang akan dilaksanakan melalui skema multiyears contract pada 2027 hingga 2028.
Ia mengungkapkan, "Program Sekolah Rakyat sesuai dengan amanat Inpres nomor 8 tahun 2025 dengan alokasi Rp26,30 triliun."
Kuswara menjelaskan pembangunan 100 unit Sekolah Rakyat tahap 3 menjadi salah satu program prioritas Kementerian PU pada 2027.
Program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.
Pembangunan Tahap 2 Terus Dipercepat
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memastikan gedung Sekolah Rakyat tahap 2 dapat mulai difungsikan pada Juli 2026.
Ia mengatakan progres pembangunan Sekolah Rakyat tahap 2 secara nasional telah mencapai hampir 81 persen.
Menurut Dody, kenaikan harga bahan bangunan dan bahan bakar minyak akibat ketegangan geopolitik global sempat memperlambat proses pembangunan.
Meski demikian, ia menegaskan percepatan pembangunan terus dilakukan agar proyek dapat diselesaikan sesuai target.
Kementerian PU juga telah memulai proses pembangunan Sekolah Rakyat tahap 3 dengan tujuh lokasi tahap IIIA memasuki proses lelang, 11 lokasi tahap IIIB dalam tahap persiapan lelang, serta 89 lokasi tahap IIIC masih memenuhi persyaratan kesiapan pembangunan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





