
Pantau - Program revitalisasi satuan pendidikan yang dijalankan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berhasil meningkatkan jumlah pendaftar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar sekolah.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq mengatakan revitalisasi satuan pendidikan bukan hanya membangun ruang kelas baru atau memperbaiki bangunan sekolah yang telah menua.
Fajar menegaskan program tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Ia mengungkapkan, “Pembangunan manusia harus dimulai dari tersedianya lingkungan belajar yang aman, nyaman, layak, dan bermutu. Karena itu, revitalisasi sekolah menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan pendidikan yang mampu memberikan kesempatan belajar terbaik bagi setiap anak Indonesia,”
Revitalisasi Tingkatkan Kapasitas dan Kepercayaan Masyarakat
Salah satu sekolah penerima manfaat revitalisasi adalah SMP PGRI 2 Balikpapan.
Sekolah tersebut mendapatkan rehabilitasi laboratorium IPA.
SMP PGRI 2 Balikpapan juga memperoleh rehabilitasi toilet.
Sekolah itu turut mendapatkan pembangunan dua ruang kelas baru.
Penambahan fasilitas tersebut meningkatkan kapasitas sekolah sehingga mampu menerima lebih banyak peserta didik pada SPMB tahun ini.
Kepala SMP PGRI 2 Balikpapan Rinawati mengatakan, “Tahun ini kami mengalami peningkatan kuota karena kelas kami bertambah. Tahun kemarin hanya buka untuk 86 siswa, alhamdulillah tahun ini tetap tiga kelas tapi kuotanya bertambah jadi 96 siswa. Sehingga sekarang seluruh kuota sudah terpenuhi,”
Jumlah kuota penerimaan siswa baru di SMP PGRI 2 Balikpapan meningkat dari 86 siswa pada tahun sebelumnya menjadi 96 siswa pada tahun ini.
Seluruh kuota penerimaan siswa baru di sekolah tersebut telah terpenuhi.
Guru SMP PGRI 2 Balikpapan Irma Yanti menilai revitalisasi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.
Ia mengatakan, “Dampaknya sangat besar sekali dengan adanya revitalisasi, karena memberi manfaat bagi murid-murid kami. Kelas yang tadinya sedikit jadi bertambah. Karena kelasnya baru, situasinya jadi nyaman dan kondusif. Mungkin pembelajaran nanti lebih efektif lagi dengan kelas yang nyaman,”
Revitalisasi juga dilakukan di SD Negeri 034 Balikpapan Selatan.
Di sekolah tersebut dibangun gedung perpustakaan baru.
Perpustakaan baru dimanfaatkan sebagai ruang belajar sekaligus ruang interaksi bagi para murid.
Kepala SD Negeri 034 Balikpapan Selatan Heldyana berharap perpustakaan baru tidak hanya menjadi bangunan yang indah dipandang.
Heldyana berharap perpustakaan menjadi pusat kegiatan sekolah yang membentuk karakter, mengembangkan kreativitas, dan memperluas wawasan para siswa.
Dampak Revitalisasi Turut Dirasakan Pelaku Usaha
Selain meningkatkan jumlah pendaftar SPMB, revitalisasi sekolah juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha di sekitar sekolah.
Larisa, pelaku usaha penyedia air bersih di sekitar SMP PGRI 2 Balikpapan, mengatakan permintaan air meningkat sejak proses pembangunan hingga setelah gedung mulai digunakan.
Ia mengatakan, “Saya sangat bersyukur. Selama pembangunan kemarin saya beberapa kali mengantar air untuk pembangunan gedung baru. Sampai sekarang kalau sekolah membutuhkan air, saya tetap mengisi di SMP PGRI ini,”
- Penulis :
- Arian Mesa





