
Pantau - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin berharap hubungan yang semakin erat antara Indonesia dan India dapat membuka peluang ketenagakerjaan baru bagi masyarakat Indonesia yang ingin bekerja di luar negeri.
Dukung Langkah Diplomasi Presiden Prabowo
Harapan tersebut disampaikan Mukhtarudin setelah Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka.
Mukhtarudin mengungkapkan, "Kami di Kementerian P2MI mendukung penuh keputusan Presiden Prabowo."
Ia menilai pemberian penghargaan tersebut merupakan langkah diplomatik yang strategis karena memperkuat hubungan bilateral kedua negara hingga mencapai kemitraan strategis komprehensif.
Mukhtarudin mengungkapkan, "Penghargaan ini adalah simbol apresiasi tertinggi atas komitmen PM Modi dalam membangun hubungan yang kuat dengan Indonesia. Sinergi ini menjadi fondasi kokoh untuk mempererat kerja sama di berbagai lini, termasuk peluang penguatan tata kelola dan pelindungan pekerja migran."
Kerja Sama Dinilai Perluas Peluang Ketenagakerjaan
Mukhtarudin juga mengapresiasi aspek historis pemberian penghargaan yang sebelumnya pernah diberikan kepada Perdana Menteri pertama India, Jawaharlal Nehru.
Ia menilai kesinambungan hubungan baik kedua negara menjadi modal penting bagi Indonesia di tingkat internasional.
Menurut Mukhtarudin, sejumlah nota kesepahaman di bidang kesehatan, teknologi, energi, ekonomi, dan investasi yang disepakati kedua negara berpotensi memperluas kerja sama di sektor ketenagakerjaan.
Mukhtarudin mengungkapkan, "Kerja sama komprehensif yang disaksikan langsung oleh kedua pemimpin negara ini membuka peluang besar bagi transfer teknologi dan peningkatan kualitas SDM Indonesia."
Ia berharap hubungan Indonesia dan India ke depan juga berdampak positif terhadap perluasan pasar kerja formal serta peningkatan pelindungan bagi pekerja migran Indonesia di tingkat global.
- Penulis :
- Aditya Yohan





