HOME  ⁄  Nasional

Nobar Piala Dunia 2026 di Banyumas Dinilai Dongkrak UMKM dan Memotivasi Lahirnya Bibit Pesepak Bola

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Nobar Piala Dunia 2026 di Banyumas Dinilai Dongkrak UMKM dan Memotivasi Lahirnya Bibit Pesepak Bola
Foto: Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah memberi sambutan dalam kegiatan "Bola Gembira" berupa nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Swiss di Pujasera Balibul, Desa Dawuhan Kulon, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (12/7/2026).

Pantau - Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah mengatakan kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mampu menciptakan perputaran ekonomi bagi pelaku UMKM sekaligus memotivasi lahirnya bibit-bibit atlet sepak bola di daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan saat kegiatan "Bola Gembira" yang menggelar nobar pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Swiss di Desa Dawuhan Kulon, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, dalam rangka peringatan Hari Jadi Ke-1 Pujasera Balibul.

Nobar Dorong Perputaran Ekonomi UMKM

Siti Mukaromah mengatakan kegiatan nobar dimanfaatkan untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat karena penguatan ekonomi nasional saat ini bertumpu pada pemberdayaan UMKM.

"Dengan nonton bareng Piala Dunia, kami mengambil posisi strategis untuk ikut meramaikan UMKM sehingga kegiatan ini memberi efek positif terhadap pendapatan masyarakat dan pelaku usaha," ujarnya.

Ia menjelaskan Pujasera Balibul dipilih sebagai lokasi kegiatan karena menjadi pusat berkumpulnya pelaku UMKM di Desa Dawuhan Kulon.

Lebih dari seribu pengunjung menghadiri kegiatan yang bertepatan dengan Hari Jadi Ke-1 Pujasera Balibul tersebut.

Tingginya jumlah pengunjung dinilai mampu meningkatkan omzet pedagang sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat setempat.

"Animo masyarakat sangat luar biasa. Ini otomatis berefek pada pengembangan usaha dan peningkatan pendapatan masyarakat, terutama pelaku UMKM," ungkapnya.

Diharapkan Lahir Bibit Timnas Indonesia

Legislator yang akrab disapa Erma mengatakan kegiatan di Dawuhan Kulon merupakan nobar pertama yang digelarnya dan akan dilanjutkan di sedikitnya 12 lokasi di daerah pemilihannya yang meliputi Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap.

Erma juga berencana menggelar nobar pada pertandingan final Piala Dunia 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang kebersamaan masyarakat, tetapi juga sarana menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sepak bola.

"Alhamdulillah saya bisa hadir dalam peringatan satu tahun Pujasera Balibul. Saya bangga sebagai wong Dawuhan Kulon. Hari ini Dawuhan Kulon lebih seru dan lebih ramai lagi," katanya.

Erma menilai antusiasme anak-anak yang hadir menunjukkan potensi besar lahirnya bibit-bibit pemain sepak bola dari Desa Dawuhan Kulon.

"Kita doakan akan lahir bibit-bibit dan bintang-bintang tim nasional dari Dawuhan Kulon yang suatu saat bukan hanya menyaksikan Piala Dunia, juga bermain di Piala Dunia bersama Indonesia," ujarnya.

Ia mengapresiasi dukungan TVRI, RRI, Kantor Berita ANTARA, dan Pemerintah Desa Dawuhan Kulon yang memungkinkan masyarakat menikmati pertandingan bersama.

Erma juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjunjung tinggi sportivitas saat mendukung tim favorit serta mengajak para orang tua mendukung anak-anak yang bercita-cita menjadi pesepak bola tanpa mengabaikan pendidikan dan ibadah.

"Kalau punya semangat menjadi pemain bola, teruslah berlatih. Tetapi jangan lupa ibadah dan belajar juga tidak boleh ditinggalkan," tuturnya.

Penulis :
Gerry Eka