
Pantau - Badan Gizi Nasional (BGN) Nabire memanfaatkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk menyosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa baru dan orang tua sebagai persiapan perluasan layanan pada tahun ajaran 2026/2027.
Koordinator Wilayah BGN Nabire Marsel Asyerem menyampaikan bahwa sebagian sekolah sasaran MBG masih melaksanakan MPLS sehingga layanan makan bergizi belum dapat diberikan.
Marsel Asyerem mengungkapkan, "Kami memanfaatkan MPLS untuk sosialisasi MBG kepada siswa baru dan orang tua murid agar mereka memahami manfaat program ini dan memberikan persetujuan."
Persetujuan orang tua menjadi salah satu syarat sebelum peserta didik dapat menerima manfaat Program MBG.
Layanan MBG Bertahap Kembali Beroperasi
Pada hari pertama pelaksanaan setelah libur sekolah, baru lima dari 14 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Nabire yang kembali melayani Program MBG.
Lima SPPG yang telah beroperasi meliputi Kalibobo, Sriwini 2, Sriwini 3, Gerimulyo, dan Yaro.
Kelima SPPG tersebut melayani enam sekolah mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas.
Sebanyak sembilan SPPG lainnya dijadwalkan mulai beroperasi setelah pelaksanaan MPLS di seluruh sekolah sasaran selesai.
Selama masa libur semester, BGN menghentikan sementara pelayanan Program MBG sesuai arahan BGN Pusat.
Penghentian sementara dilakukan untuk pembenahan tata kelola serta penguatan sistem internal.
Menunggu Data Siswa Baru dan Menyiapkan Operasional
Selain melakukan sosialisasi, BGN Nabire juga menunggu pembaruan data peserta didik dari sekolah karena jumlah siswa diperkirakan bertambah setelah penerimaan siswa baru.
Marsel Asyerem menjelaskan, "Ada sekolah yang sebelumnya memiliki sekitar 500 siswa, sekarang bertambah menjadi sekitar 800 siswa. Namun, kami membutuhkan data siswa berdasarkan nama dan alamat sebelum pelayanan dilakukan."
Data peserta didik berdasarkan nama dan alamat diperlukan sebelum pelayanan Program MBG dapat diberikan kepada para siswa.
BGN Nabire memperkirakan seluruh SPPG di Nabire dapat kembali memberikan layanan MBG secara penuh pada pekan depan setelah seluruh sekolah menyelesaikan MPLS dan menyerahkan data peserta didik.
Selama sepekan terakhir, seluruh SPPG telah melakukan berbagai persiapan operasional yang meliputi pembekalan karyawan mengenai standar operasional prosedur (SOP), pembersihan dapur, serta memastikan seluruh fasilitas siap digunakan.
Dengan seluruh persiapan tersebut, BGN berharap pelaksanaan Program MBG di Nabire dapat kembali berjalan optimal dan menjangkau lebih banyak siswa pada tahun ajaran baru.
- Penulis :
- Shila Glorya





