
Pantau - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengajak Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) DKI Jakarta berperan aktif mengampanyekan Jakarta sebagai Kota Halal Global sekaligus memperkuat peran masjid dalam pembinaan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
HNW Dorong Penguatan Identitas Jakarta sebagai Kota Halal Global
Ajakan tersebut disampaikan Hidayat Nur Wahid saat membuka Musyawarah Wilayah (Musywil) XIII BKPRMI DKI Jakarta yang turut dihadiri jajaran pengurus BKPRMI dan perwakilan pemerintah daerah.
Ia mengungkapkan, “Jakarta hari ini mengusung visi sebagai Kota Global yang Berkebudayaan. Menurut saya akan positif saja bila diperkuat dengan mengampanyekan Jakarta sebagai Kota Halal Global. Jakarta memiliki akar sejarah terkait dengan kehalalan yang kuat, bahkan nama Jakarta berasal dari Jayakarta yang dari ayat Al-Qur'an yang merekam kemenangan ‘Inna Fatahna Laka Fathan Mubina’. Semangat kemenangan yang artinya juga kemandirian dan kemajuan serta kemakmuran itu mestinya juga kita aktualisasikan pada saat membahas Jakarta sebagai Kota Global dan berbudaya, agar budaya Jakarta tetaplah tidak tercerabut dari sejarah dan jati dirinya yang berorientasi halal.”
Menurut Hidayat, BKPRMI memiliki posisi strategis dalam mendukung visi tersebut karena didukung ribuan masjid, musala, majelis taklim, serta jutaan penduduk usia muda di Jakarta yang menjadi potensi besar dalam gerakan dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
Perkuat Peran Masjid dan Berantas Buta Huruf Al-Qur'an
Hidayat menyampaikan terdapat tiga agenda utama yang perlu menjadi perhatian BKPRMI, yaitu mengampanyekan Jakarta sebagai Kota Halal Global, mendekatkan generasi muda kepada masjid, serta memberantas buta huruf Al-Qur'an.
Ia mengungkapkan, “Gen Z dan Generasi Milenial sedang menghadapi beragam kondisi yang memprihatinkan, mulai dari darurat judi online, darurat kekerasan seksual, filisida, tawuran, penyalahgunaan narkoba, LGBT, hingga berbagai bentuk kecanduan digital. Karena itu, masjid harus kembali menjadi pusat pembinaan generasi muda. BKPRMI memiliki posisi yang sangat strategis untuk menghadirkan solusi melalui gerakan remaja dan pemuda masjid agar semakin banyak anak-anak, remaja, dan generasi muda yang tumbuh dengan akhlak dan lingkungan yang baik sebagai modal menuju Indonesia Emas 2045.”
Ia juga mengusulkan BKPRMI DKI Jakarta melakukan survei tingkat buta huruf Al-Qur'an sebagai dasar penyusunan kebijakan pemerintah daerah dan Kementerian Agama.
Hidayat menambahkan, “Kalau masjid hidup, remaja dan pemuda masjid aktif bergerak, dan Al-Qur'an semakin dekat dengan kehidupan generasi muda, insya Allah Jakarta tidak hanya menjadi Kota Global, tetapi juga layak menjadi Kota Halal Global yang menghadirkan berkah dengan kemajuan ekonomi sekaligus kemajuan akhlak dan peradaban.”
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





