
Pantau - Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan Sari Yuliati menyatakan peletakan batu pertama Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Blok Masela di Maluku menjadi tonggak baru dalam mewujudkan kedaulatan energi nasional sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia.
DPR Nilai Proyek Masela Perkuat Ketahanan Energi
Sari Yuliati mengungkapkan proyek bernilai investasi ratusan triliun rupiah tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mempercepat pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia.
Ia mengatakan, "Groundbreaking proyek Masela bukan sekadar dimulainya pembangunan infrastruktur energi, ini adalah simbol optimisme baru Indonesia dalam mewujudkan kedaulatan energi, memperkuat daya saing nasional, sekaligus membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia."
Sari menilai dimulainya pembangunan PSN LNG Masela menunjukkan keseriusan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan investasi produktif yang berorientasi jangka panjang dan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
Ia menyebut proyek tersebut diyakini menciptakan lapangan kerja, menggerakkan industri pendukung, meningkatkan aktivitas UMKM, memperkuat penerimaan negara, serta mendorong pembangunan infrastruktur di Maluku dan sekitarnya.
Sari mengatakan, "Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa. Tantangannya bukan lagi sekadar memiliki cadangan energi, tetapi bagaimana mengelolanya secara profesional, transparan, berkelanjutan, dan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat."
Ia juga mengapresiasi kolaborasi pemerintah, pemerintah daerah, dan investor dalam merealisasikan proyek tersebut serta menegaskan DPR akan menjalankan fungsi pengawasan selama pelaksanaan proyek.
Sari mengungkapkan, "Dengan kolaborasi yang baik, saya optimistis proyek ini akan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam beberapa dekade mendatang."
Pemerintah Targetkan Proyek Segera Beroperasi
Presiden Prabowo Subianto meresmikan groundbreaking PSN LNG Abadi Blok Masela secara virtual dari Jakarta pada Kamis (16/7).
Presiden mengatakan, "Pembangunan tidak boleh terhambat. Harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya."
Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memimpin langsung prosesi groundbreaking di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.
Bahlil menjelaskan proyek LNG Abadi Blok Masela memiliki nilai investasi sekitar 21 miliar dolar AS atau sekitar Rp342 triliun, termasuk tambahan investasi sebesar 1 miliar dolar AS untuk penerapan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS).
Proyek tersebut dirancang memproduksi LNG sebesar 9,5 juta ton per tahun, kondensat sekitar 35 ribu barel per hari, serta gas pipa mencapai 150 juta kaki kubik per hari.
Bahlil mengatakan, "Dan 40 persen maksimal untuk kami melakukan ekspor."
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





