
Pantau - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi I Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, telah mencapai sekitar 96 persen dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026 meski saat ini sudah mulai difungsikan untuk kegiatan belajar mengajar.
Saat meninjau lokasi, Dody menyampaikan sekolah tersebut telah digunakan oleh 246 siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA meskipun proses pembangunan masih menyisakan sekitar empat persen.
"Dody Hanggodo mengatakan, "Sekolahnya bagus, walaupun belum 100 persen tetapi sudah bisa digunakan.""
Fasilitas Sekolah Terus Disempurnakan
Dalam kunjungan kerja tersebut, Dody meninjau lapangan sepak bola yang telah ditanami rumput untuk mendukung aktivitas olahraga para siswa.
Kawasan Sekolah Rakyat juga dilengkapi dengan lapangan basket dan lapangan bola voli sebagai fasilitas penunjang kegiatan belajar.
Menteri PU turut menyapa 246 siswa yang telah menempati gedung baru Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Kupang.
Saat ini jumlah keseluruhan siswa Sekolah Rakyat mencapai 346 orang.
Sebanyak 100 siswa lainnya masih mengikuti kegiatan belajar di Sekolah Rakyat sementara yang berada di Sentra Effata, Oelamasi, Kabupaten Kupang.
Setelah pembangunan rampung sepenuhnya, seluruh siswa yang masih berada di Sentra Effata akan dipindahkan ke gedung baru.
Ditargetkan Diresmikan Setelah Pembangunan Selesai
Dody menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Kupang selesai pada Agustus 2026.
Setelah pembangunan mencapai 100 persen, sekolah tersebut akan langsung diresmikan.
Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Kupang memiliki kapasitas hingga 1.080 orang yang mencakup siswa, guru, serta bapak dan ibu asrama.
Dody juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Pemerintah Kabupaten Kupang yang telah menambah lahan seluas dua hektare untuk memperluas kawasan Sekolah Rakyat tersebut.
- Penulis :
- Leon Weldrick





