HOME  ⁄  Nasional

Kemenekraf Ajak Kedubes AS Perkuat Kolaborasi Industri Gim dan Esports Indonesia

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Kemenekraf Ajak Kedubes AS Perkuat Kolaborasi Industri Gim dan Esports Indonesia
Foto: Foto: Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya (keempat dari kanan) menghadiri puncak acara American Spaces Indonesia Esports Development (ASIED) yang digagas oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta dan digelar di @america, Jakarta, Jumat (17/7/2026). (Sumber: ANTARA/Kedubes AS di Jakarta.)

Pantau - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mengajak Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Jakarta memperkuat kolaborasi antarpelaku usaha ekonomi kreatif kedua negara, terutama di subsektor gim dan esports.

Kemenekraf Dorong Kolaborasi Industri Gim

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya berharap Kedubes AS menghadirkan lebih banyak pelaku dan subsektor ekonomi kreatif dari Amerika Serikat untuk berkolaborasi dan berbagi pengalaman di Indonesia.

"Kami berharap Kedutaan Besar AS dapat membawa lebih banyak pelaku dan subsektor ekonomi kreatif dari Amerika Serikat untuk berkolaborasi dan berbagi pengalaman di Indonesia," ujar Teuku Riefky.

Kemenekraf juga berharap penguatan kerja sama dapat diwujudkan melalui kehadiran American Corner di setiap ruang kreasi (creative hub) di Indonesia.

"Dengan kolaborasi ini, kami yakin akan lebih mudah bagi kami untuk mengaktivasi dan mengoptimalkan fungsi ruang-ruang kreatif tersebut," ungkapnya.

Menurut Teuku Riefky, esports telah berkembang menjadi salah satu sektor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.

"Esports hari ini telah menjadi bagian penting dari ekonomi kreatif Indonesia. Di dalamnya tidak hanya ada atlet, tetapi juga caster, content creator, coach, event organizer dan banyak profesi kreatif lainnya yang tumbuh bersama dalam satu ekosistem," katanya.

Kemenekraf mendukung program American Spaces Indonesia Esports Development (ASIED) yang digagas Kedubes AS sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia di industri gim.

"Karena itu, kami siap melanjutkan kolaborasi agar semakin banyak talenta muda Indonesia memperoleh kesempatan berkembang," tutur Teuku Riefky.

ASIED Libatkan Ribuan Talenta Muda

Program ASIED merupakan pengembangan talenta digital muda Indonesia yang memanfaatkan esports sebagai media pembelajaran.

Program tersebut mencakup pelatihan manajemen penyelenggaraan kompetisi, penyiaran, operasional liga, desain grafis, pembuatan konten, hingga komentator pertandingan.

ASIED berlangsung selama lebih dari tujuh bulan dan diselenggarakan di Padang, Pontianak, Semarang, Yogyakarta, Malang, Makassar, dan Ambon.

Program tersebut diikuti lebih dari 1.750 peserta serta melibatkan 50 komunitas esports di seluruh Indonesia.

Puncak penyelenggaraan ASIED berupa Babak Final Kejuaraan Nasional Esport Indonesia American Spaces digelar di @america, Jakarta, pada Jumat (17/7/2026).

Penjabat Urusan Publik Kedubes AS di Jakarta Abraham Lee mengatakan ekosistem digital dapat menjadi katalis untuk mempererat persahabatan antarnegara.

"Melalui ASIED, kita bisa melihat langsung bagaimana kecintaan yang sama terhadap gim dapat mendorong terciptanya relasi persahabatan, membangun keahlian, dan membuka pintu peluang bagi kaum muda Indonesia dan bagi hubungan AS-Indonesia yang lebih luas," ungkap Abraham Lee.

Penulis :
Shila Glorya