
Pantau - Pemerintah Provinsi Papua melibatkan 20 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dalam kegiatan nonton bareng final Piala Dunia 2026 sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan warga.
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait mengatakan pemerintah juga menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Christian mengatakan, "Kegiatan nobar ini tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola bersama, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya dan mendorong perputaran ekonomi masyarakat."
UMKM dan Pasar Murah Meriahkan Nobar
Sebanyak 20 UMKM yang dilibatkan menawarkan beragam produk kuliner dan hasil olahan lokal sehingga masyarakat dapat menikmati sajian khas Papua selama mengikuti kegiatan.
Christian mengatakan, "Selain itu, pasar murah yang digelar merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah berbagai tantangan ekonomi."
Menurutnya, kegiatan nobar final Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan, meningkatkan aktivitas ekonomi kerakyatan, serta mempererat hubungan antarwarga.
Pemprov Siapkan Hadiah dan Ajak Warga Jaga Ketertiban
Christian mengatakan, "Pemerintah Provinsi Papua juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan sportivitas selama pelaksanaan kegiatan sehingga suasana nonton bareng berlangsung aman, nyaman, dan kondusif hingga acara berakhir."
Ia menambahkan melalui kegiatan tersebut pemerintah berharap semangat persatuan yang terbangun melalui olahraga dapat berjalan seiring dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan UMKM dan penyelenggaraan pasar murah.
Christian mengatakan, "Kami juga menyiapkan 300 hadiah kuis bagi masyarakat yang mengikuti nobar final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Spanyol."
- Penulis :
- Gerry Eka





