HOME  ⁄  Nasional

Menkomdigi Harapkan Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Menkomdigi Harapkan Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Perkuat Persatuan Bangsa
Foto: (Sumber :Acara nonton bareng Final Piala Dunia 2026 digelar di Garuda Spark Innovation Hub, Pos Bloc Medan, Sumatera Utara, Senin (20/07/2026). ANTARA/HO-Kementerian Komunikasi dan Digital..)

Pantau - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid berharap penyelenggaraan Piala Dunia 2026 menjadi momentum untuk memperkuat persatuan bangsa melalui semangat sportivitas, kebersamaan, dan rasa saling menghormati.

Meutya Hafid menyampaikan harapan tersebut saat menghadiri acara nonton bareng final Piala Dunia 2026 di Martubung, Medan, sebagaimana dikutip dari keterangan pers kementerian di Jakarta, Senin.

“Kami sangat berbangga karena setelah 24 tahun, pada tahun 2026 ini TVRI kembali menjadi official broadcaster Piala Dunia,” ungkap Meutya.

“Ini semua berkat Bapak Presiden dan niat Beliau yang ingin memberikan suguhan hiburan bagi masyarakat di mana pun berada di Indonesia, termasuk di Martubung,” lanjutnya.

Menurut Meutya, siaran pertandingan olahraga tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan yang dapat dinikmati masyarakat dari berbagai daerah.

Meutya mengatakan ajang Piala Dunia memberikan pelajaran tentang perjuangan, sportivitas, persatuan, dan kebersamaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Mari kita belajar dari perhelatan sepak bola dunia ini. Mari kita belajar sportivitas, arti perjuangan, dan bahwa di antara semua pertandingan yang paling penting adalah kegembiraan, keceriaan, dan rasa persatuan,” ujarnya.

Ia berharap seluruh pertandingan berlangsung dengan damai tanpa kecurangan maupun kekerasan.

“Semoga pertandingan berlangsung dengan baik. Tidak ada curang-curang, tidak ada kekerasan. Damai semua, termasuk yang menonton di sini,” katanya.

Meutya menegaskan olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang.

“Piala Dunia adalah milik semua. Mari kita rayakan dengan sportivitas, saling menghormati, dan menjaga persatuan. Itulah semangat yang ingin kita bangun bersama,” tuturnya.

Penulis :
Aditya Yohan