HOME  ⁄  Nasional

Cak Imin Menilai Arah Ekonomi Presiden Prabowo Sudah Tepat, Soroti Tantangan Implementasi Kebijakan

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Cak Imin Menilai Arah Ekonomi Presiden Prabowo Sudah Tepat, Soroti Tantangan Implementasi Kebijakan
Foto: Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Muhaimin Iskandar dalam diskusi publik bertajuk "Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi" yang digelar di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 20/7/2026 (sumber: PKB)

Pantau - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menilai orientasi perekonomian Presiden Prabowo Subianto sudah berada di jalur yang tepat, namun menyebut tantangan terbesar saat ini terletak pada implementasi kebijakan ekonomi.

Cak Imin menyampaikan pernyataan tersebut di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin, 20 Juli 2026.

Ia mengatakan, "Menurut saya, yang belum benar adalah implementasinya. Problem utama kita ada di pelaksanaan,".

PKB Gelar Diskusi Ekonomi Konstitusi

PKB menggelar diskusi publik bertema "Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi" yang menghadirkan mantan Menteri Keuangan periode 1998 Fuad Bawazier, ekonom senior Ichsanuddin Noorsy, serta Direktur Keadilan Fiskal CELIOS Media Wahyudi Askar.

Cak Imin berharap hasil diskusi tersebut dapat menjadi rujukan bagi para pemangku kepentingan dalam memperkuat arah pembangunan ekonomi nasional.

Ia juga berharap semakin banyak kalangan memahami arah baru pembangunan ekonomi nasional melalui hasil diskusi tersebut.

Cak Imin meminta seluruh jalannya diskusi didokumentasikan dan dirangkum secara baik.

Ia mengatakan, "Saya meminta diskusi ini direkam dan dirangkum dengan baik sebab aspek teknokrasi dan implementasinya justru ada dalam forum ini,".

PKB Tegaskan Komitmen pada Amanat Konstitusi

Wakil Ketua Umum DPP PKB Faisol Riza menilai diskusi publik tersebut merupakan upaya PKB mengembalikan paradigma pembangunan ekonomi nasional agar kembali berpijak pada amanat konstitusi.

Faisol Riza menyebut kegiatan itu juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Harlah Ke-28 PKB.

Ia mengatakan, "Diskusi ini juga merupakan bagian dari Harlah Ke-28 PKB yang ingin menegaskan bahwa pembangunan ekonomi Indonesia harus kembali pada cara pandang dan mindset (pola pikir) yang sesuai dengan konstitusi,".

Wakil Ketua Umum DPP PKB Rusdi Kirana menegaskan tema ekonomi konstitusi bukan sekadar slogan politik.

Rusdi Kirana menyebut tema tersebut merupakan komitmen nyata PKB dalam mengawal arah kebijakan ekonomi nasional agar diwujudkan melalui kebijakan konkret.

Ia mengatakan, "Saya berharap tema ini bukan hanya menjadi narasi politik atau slogan kampanye. Ini adalah komitmen untuk mengembalikan arah ekonomi nasional agar tetap berpijak pada konstitusi, menempatkan rakyat sebagai pusat pembangunan, dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945,".

Puncak peringatan Harlah Ke-28 PKB dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 23 Juli 2026.

PKB juga mengundang Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada puncak peringatan Harlah Ke-28 PKB.

Penulis :
Leon Weldrick