
Pantau - Masjid Al-Hikmah di Astoria, New York, Amerika Serikat, terus memperkuat perannya sebagai pusat ibadah, silaturahmi, dan dialog lintas agama yang memperkenalkan wajah Islam yang ramah serta budaya Indonesia kepada masyarakat internasasional.
Masjid Indonesia Pertama di Amerika Serikat
Masjid Al-Hikmah yang dikelola Komunitas Muslim Indonesia berlokasi di 48-01 31st Ave, Astoria, New York 11103 dan mampu menampung sekitar 700 jamaah.
Imam Masjid Al-Hikmah, Rasul Amin, mengungkapkan masjid tersebut tidak hanya menjadi tempat ibadah bagi warga Indonesia, tetapi juga dihadiri jamaah dari Amerika Serikat, Pakistan, Bangladesh, India, dan negara lainnya.
"Masjid ini bisa menampung sekitar 700 orang," ungkap Rasul Amin.
Masjid Al-Hikmah berdiri pada 17 Agustus 1995 setelah bangunan bekas gudang dibeli dan direnovasi oleh The Indonesian Muslim Community, Inc (IMCI) melalui penggalangan dana dari komunitas dan para donatur.
Dialog Lintas Agama Perkuat Toleransi
Masjid Al-Hikmah secara rutin menggelar berbagai kegiatan keagamaan dan sosial, mulai dari halaqah, program kepemudaan, pengajian, hingga bazar kuliner Indonesia yang juga dihadiri masyarakat lintas agama.
Rasul Amin mengatakan salah satu program utama masjid adalah interfaith atau dialog lintas agama yang diasuh oleh Imam Shamsi Ali.
"Itulah kenapa dalam program interfaith, fokus kami adalah diskusi, berbagi pengetahuan dan saling mendengar, bukan berdebat dan menyerang satu sama lain," ungkapnya.
Program tersebut membuka ruang bagi pemeluk agama lain untuk mengenal Islam melalui kunjungan ke Masjid Al-Hikmah maupun kegiatan bersama di rumah ibadah lainnya.
Keberadaan Masjid Al-Hikmah dinilai menjadi jembatan persaudaraan di tengah masyarakat multikultural Amerika Serikat yang masih menghadapi tantangan islamofobia.
- Penulis :
- Aditya Yohan





