HOME  ⁄  Nasional

Wamendiksaintek Beberkan Tiga Kunci Mewujudkan Perguruan Tinggi Berkelanjutan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Wamendiksaintek Beberkan Tiga Kunci Mewujudkan Perguruan Tinggi Berkelanjutan
Foto: (Sumber :Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Stella Christie (kedua kanan) dalam rangkaian kegiatan Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2026 yang diselenggarakan di Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau, Kamis (23/7/2026). (ANTARA/HO-Tanoto Foundation)..)

Pantau - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie mengungkapkan tiga pilar utama yang perlu diterapkan agar perguruan tinggi mampu berkembang secara berkelanjutan, yakni penciptaan, transmisi, dan kurasi pengetahuan.

Pernyataan tersebut disampaikan Stella dalam rangkaian Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2026 di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, sebagaimana keterangan yang diterima di Jakarta pada Jumat.

Tiga Pilar Pengembangan Perguruan Tinggi

Stella mengatakan, “Ada tiga hal yang perlu dilakukan, yakni penciptaan pengetahuan (creation of knowledge), transmisi pengetahuan (transmission of knowledge) dan kurasi pengetahuan (curation of knowledge).”

Ia menjelaskan perguruan tinggi harus menjadi institusi yang mampu menciptakan pengetahuan baru melalui inovasi dan tidak hanya bergantung pada pengetahuan yang sudah ada.

Menurutnya, transmisi pengetahuan juga harus diperkuat agar kampus memiliki materi yang dapat disampaikan kepada mahasiswa dengan pendekatan yang lebih menarik.

“Tingkat penggunaan ponsel cerdas di Indonesia tujuh hingga delapan jam per hari. Tinggi penggunaan ponsel ini karena memberikan informasi baru kepada kita,” ungkapnya.

Stella menambahkan kurasi pengetahuan menjadi peran penting perguruan tinggi dalam menyaring berbagai fakta sehingga menjadi pengetahuan yang bernilai.

Tanoto Scholars Gathering Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa

Tanoto Scholars Gathering 2026 merupakan kegiatan tahunan yang diikuti 240 mahasiswa penerima Beasiswa TELADAN dari 10 perguruan tinggi mitra.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Learn & Lead: Rooted in Purpose, Growing for Impact” sebagai bagian dari pembekalan kepemimpinan bagi para peserta.

Head of Policy and Advocacy Tanoto Foundation Eddy Henry mengatakan, “Pembekalan kepemimpinan ini sangat berguna bagi adik-adik untuk tidak hanya siap bekerja, namun menjadi pemimpin komunitas, bagaimana kita dapat bertumbuh dan berdampak.”

Ia menambahkan program TELADAN tidak hanya memberikan beasiswa, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kemampuan pengembangan diri untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Penulis :
Aditya Yohan