HOME  ⁄  Nasional

DPRD DKI Dorong Inventarisasi Sekolah untuk Perkuat Perencanaan Pembangunan Sarana Pendidikan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

DPRD DKI Dorong Inventarisasi Sekolah untuk Perkuat Perencanaan Pembangunan Sarana Pendidikan
Foto: (Sumber :Potret bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026). DPRD DKI Jakarta mendorong Pemerintah Provinsi agar memperkuat perencanaan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, salah satunya dengan menginventarisasi kondisi sekolah secara menyeluruh. (ANTARA/Lifia Mawaddah Putri)..)

Pantau - DPRD DKI Jakarta mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat perencanaan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan melalui inventarisasi menyeluruh terhadap kondisi sekolah agar kebutuhan perbaikan dan pembangunan dapat diprioritaskan secara tepat.

Inventarisasi Sekolah Jadi Prioritas

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Koordinator Komisi E Rany Mauliani mengatakan inventarisasi dilakukan untuk memastikan kondisi setiap sekolah terpetakan sesuai tingkat urgensi.

"Gedung sekolah telah masuk dalam tambahan prioritas pembangunan pada 2026, sudah disampaikan juga langsung oleh Pak Gubernur," ungkapnya.

Rany menyampaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 di Jakarta Selatan menjadi salah satu sekolah yang masuk daftar prioritas renovasi.

"Jadi, ini termasuk sekolah yang menjadi prioritas pembangunan, yang akan dimulai bulan September," ujarnya.

Ia menjelaskan pembangunan sekolah tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 10 bulan sehingga dapat kembali digunakan pada 2027.

"Jadi, Insya Allah, tahun 2027, meski bukan di tahun ajaran baru," katanya.

DPRD Minta Pendataan Sekolah Lebih Komprehensif

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Subki mendorong Dinas Pendidikan menginventarisasi seluruh sekolah di Jakarta, mulai dari yang mengalami kerusakan berat, sedang, hingga ringan.

"Kita mendorong dan mendukung Dinas Pendidikan untuk melakukan inventarisir dan investigasi yang lebih baik lagi," ungkapnya.

Menurut Subki, pendataan yang komprehensif akan membantu pemerintah menyusun perencanaan pembangunan secara lebih tepat dan memastikan tidak ada sekolah yang terlewat dari perhatian.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi E Agustina Hermanto menegaskan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif agar pembangunan fasilitas pendidikan berjalan sesuai standar dan penggunaan anggaran publik tetap efektif.

Penulis :
Ahmad Yusuf