
Pantau - Badan SAR Nasional (Basarnas) mengerahkan KN SAR Bhisma untuk mencari 13 penumpang perahu motor yang hilang kontak di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, setelah rombongan tidak tiba di tujuan sesuai jadwal.
Tim SAR Gabungan Diterjunkan ke Lokasi Pencarian
Kepala Kantor SAR Palu Muh Rizal mengatakan tim SAR gabungan diberangkatkan dari Pelabuhan Luwuk menuju perairan Teluk Tomini untuk melakukan pencarian terhadap para penumpang.
"Tim SAR gabungan diberangkatkan dari Pelabuhan Luwuk menuju perairan Teluk Tomini mencari para korban," ungkap Rizal.
KN SAR Bhisma membawa 13 personel beserta peralatan komunikasi, medis, evakuasi, dan perlengkapan SAR lainnya.
Kapal tersebut berangkat dari Kabupaten Banggai pada Sabtu (25/7/2026) pukul 09.40 Wita dan diperkirakan tiba di lokasi pencarian sekitar pukul 19.40 Wita.
Basarnas menerima laporan bahwa rombongan berangkat dari Sanctum Una-Una Dive Resort pada Jumat (24/7/2026) menuju Pelabuhan Marisa, Provinsi Gorontalo.
Perahu motor tersebut mengangkut 11 wisatawan asing dan dua nakhoda dengan jadwal keberangkatan pukul 07.30 Wita serta diperkirakan tiba di tujuan pukul 11.00 Wita.
"Hingga pukul 15.00 Wita rombongan belum tiba, lalu pemandu wisata berinisiatif melaporkan kejadian itu ke Kantor SAR Gorontalo untuk melakukan pencarian," ujar Rizal.
Operasi Pencarian Masuki Hari Kedua
Berdasarkan laporan tersebut, Kantor SAR Palu mengirim tim gabungan untuk membantu operasi pencarian yang telah lebih dahulu dilakukan oleh tim penyelamat.
"Tim gabungan kami berangkatkan membantu pencarian yakni personel Pos SAR Luwuk, personel KN SAR Bhisma dan personel Polaurud Polres Banggai membawa alat komunikasi, peralatan medis dan peralatan evakuasi," kata Rizal.
Sebanyak 13 orang yang berada di dalam perahu terdiri atas 11 wisatawan asing dan dua nakhoda, yakni Ferdiansyah, Arif, Milan Kasik, Rani Permentier, Mathijs Sercu, Jelka Van Driesum, Hinke Van Deer, Roeland Van Driesum, Age Van Driesum, Matthias Prange, Celine Josette Menguy, Hector Fabio Prange, dan Ronny Josue Prange.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





