HOME  ⁄  Nasional

Petani Mustahik Binaan Baznas di Sumut Kini Mampu Tunaikan Zakat Usai Panen Raya 150 Ton Padi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Petani Mustahik Binaan Baznas di Sumut Kini Mampu Tunaikan Zakat Usai Panen Raya 150 Ton Padi
Foto: (Sumber :Penyerahan simbolis zakat pertanian sebesar Rp16.000.000 dari kelompok tani binaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kepada Baznas RI di Desa Kwala Gunung, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Rabu (22/7/2026). ANTARA/HO-Baznas RI.)

Pantau - Kelompok petani mustahik binaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Desa Kwala Gunung, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, berhasil menunaikan zakat pertanian sebesar Rp16 juta setelah sukses melaksanakan panen raya sebanyak 150 ton padi melalui Program Lumbung Pangan Baznas.

Program Baznas Ubah Mustahik Menjadi Muzaki

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengapresiasi keberhasilan kelompok tani binaan yang kini mampu bertransformasi dari penerima zakat menjadi pemberi zakat.

"Di Kabupaten Batu Bara ini luar biasa, mereka (para petani binaan Baznas) kini mampu menjadi muzaki dengan menunaikan zakat pertanian sebesar Rp16 juta. Ini membahagiakan bagi kami (Baznas), karena selain kebutuhan pangan mereka terpenuhi, bahkan kini mereka bisa melangkah memberikan zakat pertanian," ungkapnya.

Sodik mengatakan keberhasilan Program Lumbung Pangan Baznas tidak hanya diukur dari hasil panen, tetapi juga dari meningkatnya kemandirian ekonomi para petani.

Ia menegaskan capaian tersebut menjadi bagian dari tujuan pemberdayaan zakat, yakni mendorong mustahik agar secara bertahap mampu meningkatkan taraf hidup hingga menjadi muzaki.

"Program ini (Lumbung Pangan Baznas) sesuai dengan kebutuhan rakyat Indonesia dalam hal pangan dan juga sejalan dengan program pemerintah Indonesia terkait ketahanan pangan, ketahanan air, dan ketahanan energi. Kami memohon dukungan kolaborasi dan doa agar Baznas semakin dipercaya, sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan bisa kami (Baznas) bantu," ujarnya.

Panen Raya Dorong Kesejahteraan Petani

Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menilai penunaian zakat pertanian tersebut menunjukkan dampak nyata dari program pemberdayaan yang dijalankan Baznas bersama pemerintah daerah.

"Kami berharap nanti para petani kami yang ada di sini bisa juga yang tadinya sebagai penerima bisa menjadi muzaki-muzaki zakat di Kabupaten Batu Bara," katanya.

Salah seorang petani penerima manfaat, Rusdianto, mengaku bantuan Baznas membantu mengatasi kendala permodalan yang selama ini dihadapi kelompok tani, terutama untuk pembelian pupuk dan pestisida.

"Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Baznas yang telah memberikan bantuan dan support kepada kelompok tani kami. Selama ini sebelum kami mendapatkan bantuan dari Baznas kami agak terkendala dengan masalah dana untuk pembelian pupuk dan pestisida, kami sangat bersyukur," tuturnya.

Program Lumbung Pangan Baznas di Sumatera Utara telah berjalan sejak 2018 melalui kerja sama Baznas RI, Baznas Kabupaten Batu Bara, dan Baznas Provinsi Sumatera Utara.

Sejak 2024, kelompok tani binaan Baznas di wilayah tersebut tercatat telah menunaikan zakat pertanian dengan total mencapai Rp423,182 juta atau rata-rata Rp141,060 juta setiap tahun.

Penulis :
Ahmad Yusuf