
Pantau - Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan logistik kedaruratan senilai Rp278 juta kepada 420 warga terdampak kebakaran di Kampung Adat Cipta Mulya, Desa Sirnaresmi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat.
Bantuan Logistik Disalurkan untuk Penyintas
Bantuan disalurkan melalui Sentra Palamarta Sukabumi, Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, dan Gudang Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, "Pada masa tanggap darurat, yang paling utama adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi. Oleh karena itu, Kemensos menyalurkan bantuan logistik dan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pelayanan kepada para penyintas berjalan optimal.”
Bantuan dari Sentra Palamarta Sukabumi meliputi kasur, selimut, family kit, kidsware, sandang anak dan dewasa, tenda gulung, tenda keluarga, serta velbed.
Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat juga menyalurkan beras, tenda, makanan siap saji, makanan anak, kasur, pakaian, perlengkapan ibadah, pakaian dalam, dan berbagai kebutuhan dasar lainnya.
Gudang Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi turut menyalurkan matras dan kidsware untuk penyintas.
Pemerintah daerah melalui APBD juga memberikan bantuan berupa mi instan, nasi liwet, gula, biskuit, air mineral, dan perlengkapan mandi.
Kebakaran Hanguskan 70 Rumah
Dinas Sosial bersama Taruna Siaga Bencana, Pordam, BPBD, dan pemerintah daerah terus melakukan asesmen, menyediakan lokasi pengungsian, serta membuka posko dan dapur umum bagi para penyintas.
Kebakaran terjadi pada Sabtu (25/7) sekitar pukul 13.00 WIB dan diduga dipicu korsleting listrik.
Api dengan cepat membesar karena sebagian besar rumah di kawasan adat berbahan kayu dan beratap ijuk serta diperparah tiupan angin kencang dan jarak antarbangunan yang berdekatan.
Peristiwa tersebut menghanguskan 70 rumah dan berdampak kepada 70 kepala keluarga atau 420 jiwa.
Tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Sebagian warga kini mengungsi di rumah kerabat, sementara lainnya menempati lokasi pengungsian yang telah disiapkan.
Kemensos bersama pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menyesuaikan penyaluran bantuan logistik sesuai kebutuhan selama masa tanggap darurat.
- Penulis :
- Gerry Eka





