HOME  ⁄  Nasional

PMI Cianjur Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk 1.500 KK Terdampak Kemarau di Cibeber

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

PMI Cianjur Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk 1.500 KK Terdampak Kemarau di Cibeber
Foto: Relawan Palang Merah Indonesia Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melakukan distribusi air sambil melakukan sosialisasi bijak menggunakan air selama musim kemarau pada warga di Kecamatan Cibeber, Minggu (26/7/2026).

Pantau - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur mendistribusikan 20 ribu liter air bersih kepada sekitar 1.500 kepala keluarga terdampak kemarau di Kecamatan Cibeber, Jawa Barat, sekaligus menggelar sosialisasi penggunaan air secara bijak.

Distribusi Air Bersih Terus Diperluas

Kepala Markas PMI Cianjur Ajang Fajar Aciana mengatakan pendistribusian air dilakukan dalam satu hari hingga malam dengan menyasar sejumlah titik penampungan yang telah disiapkan warga, termasuk di Desa Cibaregbeg.

Ia mengatakan, "Tercatat sampai saat ini sekitar enam kecamatan yang sudah dilayani truk tangki air bersih, dimana total air yang sudah didistribusikan sebanyak 70 ribu liter berasal dari Perumdam Cianjur."

PMI Cianjur menyebut permintaan bantuan air bersih meningkat dalam dua hari terakhir, namun tidak semua wilayah dapat dijangkau truk tangki karena kondisi jalan.

PMI berkoordinasi dengan BPBD dan Perumdam Cianjur untuk mencari solusi lain, termasuk pembangunan sumur bor dan sistem pipanisasi bagi wilayah yang sulit diakses.

Relawan Edukasi Warga Hemat Air

Selain menyalurkan air bersih, PMI menerjunkan relawan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menghemat penggunaan air selama musim kemarau.

Ajang mengatakan, "Sambil mendistribusikan air bersih ke titik yang membutuhkan, relawan PMI melakukan promosi kebersihan dan sosialisasi bijak menggunakan air selama musim kemarau."

Relawan mengimbau masyarakat menggunakan air hanya untuk kebutuhan rumah tangga, menyimpan air dalam wadah tertutup, menempatkannya di lokasi yang teduh, serta menjaga bak penampungan agar terhindar dari sampah.

Penulis :
Gerry Eka