
Pantau - Duta Besar Jepang untuk ASEAN Yonetani Koji menilai Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) perlu diperkuat agar mampu mengatasi berbagai tantangan perdagangan dan investasi yang terus berkembang di kawasan.
Jepang Tekankan Pentingnya Implementasi RCEP
Yonetani Koji mengatakan seluruh negara peserta perlu terlibat dalam pembahasan mendalam agar RCEP dapat menjawab tantangan perdagangan regional secara efektif.
Ia mengatakan, “Jepang dan semua negara peserta harus terlibat dalam diskusi mendalam untuk memastikan bahwa Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional menjadi aturan yang benar-benar menyelesaikan tantangan regional.”
Menurut Yonetani, RCEP menjadi semakin penting di tengah menurunnya keandalan perdagangan global sehingga implementasi aturan yang telah disepakati harus berjalan secara nyata dan transparan di seluruh negara peserta.
Ia mengungkapkan, “Jepang siap mendukung implementasi aturan-aturan tersebut di masing-masing negara, termasuk dalam bidang seperti e-commerce, digitalisasi ekonomi, serta perlindungan kekayaan intelektual.”
Jepang Siap Bahas Peningkatan RCEP pada 2027
Yonetani menilai negara-negara peserta RCEP menghadapi berbagai tantangan perdagangan dan investasi, termasuk meningkatnya ketidakseimbangan ekonomi di kawasan.
Ia mengatakan, “Kita perlu melihat akar penyebab dari ketidakseimbangan yang semakin besar ini dan berupaya memperkuat aturan-aturan yang terintegrasi dalam kemitraan ekonomi regional ini.”
Yonetani juga menyoroti rencana dimulainya pembahasan peningkatan atau upgrade RCEP pada 2027 yang dinilai penting untuk memastikan perjanjian tersebut mampu menjawab berbagai tantangan baru di kawasan.
RCEP merupakan perjanjian perdagangan bebas yang melibatkan negara-negara ASEAN bersama lima mitra dagang, yakni China, Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



