HOME  ⁄  Nasional

Otorita IKN Menanam Lima Juta Pohon dan Terapkan Rewilding untuk Memulihkan Ekosistem Kawasan

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Otorita IKN Menanam Lima Juta Pohon dan Terapkan Rewilding untuk Memulihkan Ekosistem Kawasan
Foto: Salah satu kegiatan tanam pohon yang dilaksanakan Otorita IKN di kawasan ibu kota Indonesia di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (sumber: dokumen Humas Otorita IKN)

Pantau - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyebut telah menanam sekitar lima juta pohon sejak 2022 hingga 2026 sebagai bagian dari upaya restorasi kawasan IKN yang berada di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, sekaligus mendukung pembangunan ibu kota baru yang tetap menjaga kualitas lingkungan.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan, "Sejak 2022 hingga 2026, telah menanam sekitar 5 juta pohon sebagai bagian dari restorasi kawasan."

Pernyataan tersebut disampaikan Basuki pada Jumat saat menjawab pertanyaan mengenai pengembangan pembangunan di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Pembangunan Disertai Pemulihan Ekosistem

Basuki menjelaskan pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga disertai upaya memulihkan kawasan yang sebelumnya mengalami degradasi.

Pemulihan kawasan dilakukan agar wilayah tersebut kembali berfungsi sebagai ekosistem alami.

Otorita IKN menerapkan pendekatan rewilding dalam proses pemulihan lingkungan.

Basuki mengungkapkan, "Rewilding atau memulihkan proses ekologis alami, yaitu sebagai upaya mengembalikan fungsi ekosistem, bukan sekadar menanam kembali pohon."

Pendekatan rewilding dipilih karena sebagian kawasan IKN sebelumnya didominasi perkebunan monokultur.

Kawasan perkebunan monokultur memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang lebih rendah dibandingkan hutan alami.

Koridor Satwa dan Target Kawasan Lindung

Otorita IKN menegaskan pembangunan ibu kota baru dilakukan bersamaan dengan upaya meningkatkan kualitas lingkungan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah membangun koridor satwa liar untuk menghubungkan kembali habitat yang sebelumnya terfragmentasi.

Basuki mengatakan, "Dua koridor satwa telah dibangun di kawasan Jalan Tol Balikpapan-IKN sebagai bagian dari upaya menjaga keanekaragaman hayati."

Otorita IKN menargetkan 65 persen wilayah ibu kota baru Indonesia tetap dipertahankan sebagai kawasan lindung.

Menurut Basuki, keberhasilan pembangunan kota hutan tidak hanya dinilai dari jumlah pohon yang ditanam.

Keberhasilan pembangunan juga diukur dari kemampuan memulihkan ekosistem sehingga alam dan pembangunan dapat tumbuh secara berdampingan.

Penulis :
Shila Glorya