
Pantau - Polda Metro Jaya mengerahkan 3.269 personel gabungan untuk mengamankan kegiatan Dzikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (1/8).
Pengamanan Diterapkan dengan Empat Ring
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan seluruh personel harus memahami tugas di titik pengamanan masing-masing serta mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.
"Seluruh personel harus melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab. Pastikan setiap ring pengamanan berjalan optimal, tidak ada penumpukan massa, serta seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan nyaman," ungkap Reynold.
Reynold mengatakan kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.
Kegiatan diperkirakan dihadiri sekitar 100 ribu peserta, termasuk Presiden RI dan sejumlah pejabat negara.
Ia menekankan kepada seluruh perwira pengendali agar menerapkan pola pengamanan empat ring.
Pengamanan meliputi pengaturan akses masuk peserta, jalur VVIP, pengamanan kantong parkir, hingga titik penjemputan bus.
Reynold juga menekankan pentingnya koordinasi antarpersonel, khususnya dalam mengatur arus kedatangan dan kepulangan peserta.
Bus pengangkut jamaah tidak diperkenankan berhenti terlalu lama di titik penurunan penumpang untuk mencegah kemacetan.
Personel yang bertugas di lokasi parkir diminta memastikan proses mobilisasi peserta berlangsung lancar.
Polisi Imbau Peserta Patuhi Arahan Petugas
Kapolres Reynold mengimbau masyarakat yang menghadiri Dzikir dan Doa Kebangsaan agar mematuhi arahan petugas, menggunakan kantong parkir yang telah disediakan, serta menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
"Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif," katanya.
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono mengingatkan seluruh personel agar memahami plotting masing-masing.
Dekananto meminta personel menjaga pintu masuk, mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, serta tetap siaga hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Personel juga diminta tidak meninggalkan lokasi penugasan sebelum mendapat perintah dari pimpinan.
- Penulis :
- Shila Glorya



