
Pantau - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat layanan kereta api di berbagai kawasan aglomerasi Indonesia untuk mendukung mobilitas masyarakat melalui kereta komuter, kereta lokal, dan kereta bandara pada Semester I 2026.
Layanan Kereta Aglomerasi Dorong Mobilitas Masyarakat
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pengembangan layanan kereta api dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik perjalanan masyarakat di setiap kawasan.
Anne menjelaskan batas administrasi wilayah tidak lagi menjadi pembatas aktivitas masyarakat karena perjalanan untuk bekerja, belajar, berdagang, berwisata, dan mengakses layanan publik semakin terhubung antarwilayah.
KAI menyediakan layanan kereta yang menghubungkan kota utama dengan wilayah penyangga, kawasan permukiman, pusat pendidikan, sentra perdagangan, kawasan industri, destinasi wisata, hingga bandara.
Commuter Line Bandung Raya di Jawa Barat melayani 10.106.912 pelanggan pada Semester I 2026 atau meningkat 9,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Commuter Line Yogyakarta-Palur melayani 4.719.593 pelanggan pada Semester I 2026, sedangkan Commuter Line Prameks relasi Yogyakarta-Kutoarjo melayani 582.541 pelanggan pada periode yang sama.
KA Bandara Internasional Adi Soemarmo melayani 461.482 pelanggan pada Semester I 2026 atau meningkat 24,73 persen dibandingkan Semester I 2025.
KA Joglosemarkerto yang menghubungkan sejumlah kota di Jawa Tengah dan Yogyakarta melayani 730.576 pelanggan pada Semester I 2026 atau meningkat 10,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Jaringan Kereta Terus Diperluas di Berbagai Wilayah
Jaringan KAI Commuter Jawa Timur melayani 8.528.571 pelanggan pada Semester I 2026 dengan layanan yang mencakup Commuter Line Dhoho, Penataran, Supas, Jenggala, Blorasura, dan Tumapel.
Commuter Line Merak di Banten melayani 2.414.115 pelanggan pada Semester I 2026 atau meningkat 9,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Commuter Line Jabodetabek menjadi layanan dengan jumlah pengguna terbesar dengan 176.575.981 pelanggan sepanjang Semester I 2026.
Commuter Line Basoetta yang menghubungkan kawasan Jabodetabek dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta melayani 1.197.413 pelanggan pada Semester I 2026.
Di Sumatra Barat, Minangkabau Ekspres dan KA Lembah Anai memperluas akses transportasi berbasis rel dengan KA Lembah Anai mencatat 162.428 pelanggan pada Semester I 2026.
KAI juga menghadirkan layanan regional lain seperti KA Pangrango relasi Bogor-Sukabumi, KA Siliwangi lintas Sukabumi-Cianjur-Cipatat, KA Cut Meutia di Aceh, KA Srilelawangsa dan KA Datuk Belambangan di Sumatra Utara, serta KA Kuala Stabas dan KA Rajabasa di wilayah Sumatra bagian selatan.
Anne menyampaikan bahwa penguatan layanan akan terus dilakukan melalui evaluasi pola operasi, penyesuaian kapasitas rangkaian, pengaturan jadwal perjalanan, peningkatan fasilitas stasiun, dan integrasi dengan moda transportasi lain.
KAI menegaskan pengembangan layanan kereta api diarahkan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan, memenuhi kebutuhan pelanggan, dan memperkuat konektivitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi maupun sosial.
- Penulis :
- Arian Mesa



