
Pantau - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menetapkan Tradisi Bubus Mangkung, pengobatan tradisional dari Desa Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, sebagai Warisan Budaya Tak Benda setelah melalui proses pengusulan dan verifikasi yang panjang.
Proses Panjang Berbuah Pengakuan Resmi
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur Nurul Wathoni menyampaikan apresiasi kepada para pewaris tradisi yang terus melestarikan warisan budaya Sasak.
Ia menjelaskan proses penetapan dimulai dari pengusulan melalui sistem, verifikasi dokumen, verifikasi faktual oleh tim pusat, hingga pembuatan video rekam jejak tradisi.
"Dan hari ini sama-sama menyaksikan hasilnya berupa pengakuan resmi dari pemerintah pusat. Tentu ke depan menjadi tanggung jawab bersama untuk terus merawat dan melestarikan," ungkapnya.
Nurul juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Jerowaru, pemerhati, dan penggiat tradisi yang telah memberikan dukungan selama proses pengusulan.
Pemerintah daerah saat ini juga telah mengusulkan warisan budaya Sasak lainnya, yakni Blanjakan Masbagik, Temerodok Sakra, dan Tenun Sapit yang telah menjalani verifikasi faktual oleh tim Kementerian Kebudayaan.
"Agar tidak ada yang mengklaim memilikinya, dan juga penting sebagai warisan budaya yang harus kita jaga dan lestarikan sebagai identitas diri bangsa Sasak yang punya kekayaan budaya luhur," katanya.
Pewaris Berharap Dukungan Pelestarian Ditingkatkan
Nurul berharap pemerintah kabupaten maupun provinsi memberikan dukungan anggaran untuk program pelestarian budaya, terutama bagi pelaku dan penggiat yang terus mempertahankan tradisi leluhur.
"Terutama kepada pelaku dan penggiat yang selama ini terus berjuang mempertahankan warisan luhur budaya," ujarnya.
Sementara itu, pewaris Tradisi Bubus Mangkung Abdul Kholiq mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang telah mengawal proses usulan hingga akhirnya memperoleh pengakuan resmi dari pemerintah pusat.
"Saya berharap ada perhatian yang lebih besar pada kami selaku pewaris, penggiat dan penjaga tradisi budaya, supaya tradisi budaya ini tidak tergerus, hilang karena kurangnya perhatian pemerintah," katanya.
Tradisi Bubus Mangkung merupakan metode pengobatan tradisional yang diyakini masyarakat sebagai sarana penyembuhan penyakit berdasarkan unsur keyakinan dan nilai kebudayaan yang diwariskan secara turun-temurun.
- Penulis :
- Gerry Eka



