
Pantau - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mempromosikan kain Ulos melalui pembiasaan penggunaan wastra daerah di lingkungan pemerintahan serta partisipasi dalam ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2026.
Penggunaan Wastra Daerah Jadi Upaya Promosi Ulos
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara Kahiyang Ayu mengatakan penggunaan Ulos dan tenun songket secara rutin menjadi salah satu langkah memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat.
“Kami dari Dekranasda, melalui acara fesyen ini, Ulos semakin banyak dikenal dan juga beragam cara pemakaiannya. Bisa untuk semua kalangan, baik yang tua, yang setengah tua, maupun Gen Z,” ungkapnya.
Ia menjelaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memiliki kebiasaan mengenakan wastra daerah setiap Kamis atau Jumat sebagai bentuk promosi terhadap pakaian adat setempat.
“Kalau kami dari Provinsi Sumatera Utara, hari Kamis atau Jumat mengenakan wastra dari Sumatera Utara, baik ulos ataupun tenunan songket. Pokoknya kita terus mempromosikan baju adat yang ada di Sumatera Utara,” ujarnya.
IFW 2026 Angkat Ulos sebagai Simbol Tradisi dan Inovasi
Menurut Kahiyang, Ulos memiliki beragam jenis yang mencerminkan kekayaan budaya di berbagai daerah di Sumatera Utara, mulai dari Karo, Mandailing, Tapanuli, hingga Toba, yang masing-masing memiliki fungsi dan tata cara pemakaian berbeda.
“Kita tidak melupakan leluhur, tapi juga kita tetap harus terus mempromosikan apa pun caranya. Baik cara pemakaiannya, tetap harus sopan,” tambahnya.
Indonesia Fashion Week 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center pada 29 Juli hingga 2 Agustus mengusung tema "Ulos Simetria" sebagai upaya menjaga keseimbangan antara tradisi dan inovasi, kearifan lokal dan persaingan global, serta nilai budaya dan masa depan industri kreatif.
Ajang yang diinisiasi Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) tersebut menghadirkan ratusan desainer, pelaku UMKM, pemilik merek, perajin kriya, hingga rumah mode untuk memperkuat ekosistem fesyen nasional sekaligus memperkenalkan Ulos sebagai simbol kehangatan, harmoni, dan persatuan.
- Penulis :
- Gerry Eka



