
Pantau - Grup musik Kahitna mengungkapkan kunci yang membuat mereka tetap bertahan dan kompak selama 40 tahun berkiprah di industri musik Indonesia, yakni saling menerima, bersyukur, dan konsisten menjaga identitas musik mereka, di Jakarta, Minggu (2/8/2026).
Saling Menerima Jadi Fondasi Kebersamaan
Vokalis Kahitna Hedi Yunus mengatakan perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar mengingat grup tersebut melibatkan sembilan personel beserta manajemen dan kru.
Ia mengungkapkan, "Kalau yang namanya perbedaan pendapat, perbedaan isi kepala, suami istri yang cuma dua orang saja bisa bercerai. Ini kita sembilan orang, ditambah manajemen dan kru, jadi memang wajar kalau ada perbedaan pendapat."
Hedi menjelaskan seluruh personel kini lebih mampu menerima karakter dan kekurangan masing-masing setelah puluhan tahun bersama.
Ia mengatakan, "Sekarang kami sudah sampai pada titik menerima kekurangan satu sama lain, menerima kondisi yang ada."
Hedi menilai rasa syukur juga menjadi faktor penting yang membuat Kahitna tetap bertahan hingga saat ini.
Ia mengungkapkan, "Di saat band kita udah berumur personelnya hampir kebanyakan udah 57, 58, 59 tahun kan tidak mudah untuk bisa main di pensi-pensi sebulan bisa dapat job minimal 15. Maksudnya kita masih harus tetap mensyukuri perjuangan yang sudah kita lakukan dari dulu dan sekarang."
Konsisten Menjaga Jati Diri Musik
Vokalis Kahitna Mario Ginanjar mengatakan seluruh personel selalu diingatkan untuk bersyukur karena kesempatan yang mereka jalani saat ini merupakan impian banyak musisi.
Ia mengatakan, "Kadang kita mengeluh capek, tapi kemudian diingatkan lagi bahwa apa yang kita jalani sekarang adalah impian banyak orang."
Mario menambahkan Kahitna juga konsisten mempertahankan identitas musik mereka meski tren industri terus berubah.
Ia mengungkapkan, "Walaupun nanti akan ada dari pihak-pihak yang bilang 'bikin (musik) ini dong lagi ngetren' tapi kalau itu dirasa bukan jati diri kita ya kita akan dengan halus menolak."
Menurut Mario, konsistensi tersebut membuat Kahitna tetap memiliki tempat di industri musik Indonesia dan di hati para penggemarnya menjelang perjalanan 40 tahun berkarya.
- Penulis :
- Gerry Eka



