
Pantau - Sebanyak 111 korban selamat dan dua korban meninggal dunia akibat kebakaran KMP Mutiara Santosa II di perairan utara Sumenep, Jawa Timur, tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, setelah dievakuasi menggunakan KM Meratus Pematang Siantar pada Minggu malam.
Korban dievakuasi secara bertahap menuju dermaga mulai pukul 23.15 WIB dengan pengawalan petugas gabungan sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan dan pendataan.
Korban Jalani Triase dan Pendataan
Tim kesehatan melakukan proses triase terhadap seluruh korban selamat sebelum mereka turun dari kapal dengan memeriksa kondisi fisik dan memasang gelang penanda sesuai tingkat kebutuhan penanganan medis.
Dua korban meninggal dunia dievakuasi menggunakan kantong jenazah sebelum dibawa ke rumah sakit dengan ambulans.
Setelah proses evakuasi di dermaga selesai, seluruh korban selamat diarahkan ke Gedung Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak untuk menjalani pendataan serta penanganan lanjutan.
Di lokasi juga disiagakan Posko Disaster Victim Identification (DVI) dan Posko Ante Mortem guna mendukung proses identifikasi korban dan pelayanan kepada keluarga.
Operasi SAR Masih Berlangsung
Hingga Senin sekitar pukul 01.40 WIB, proses pendataan, pemeriksaan kesehatan, dan penanganan korban masih berlangsung di area pelabuhan.
Berdasarkan data Posko Basarnas hingga pembaruan pukul 22.20 WIB, sebanyak 236 korban telah dievakuasi yang terdiri atas 231 korban selamat dan lima korban meninggal dunia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 113 korban yang terdiri atas 111 korban selamat dan dua korban meninggal telah tiba di Pelabuhan Tanjung Perak menggunakan KM Meratus Pematang Siantar.
Sementara itu, 123 korban lainnya yang terdiri atas 120 korban selamat dan tiga korban meninggal dievakuasi menggunakan kapal lain menuju lokasi penanganan sesuai koordinasi tim SAR gabungan.
Operasi penyelamatan didukung KN SAR 249 Permadi, RIB 01 Sumenep, KRI Nala-363, KRI Bung Hatta-370, armada kapal sipil, kendaraan penyelamat, peralatan water rescue, serta perlengkapan medis.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Tria Dianti



