HOME  ⁄  Nasional

KPU Bali Menjangkau 45.399 Pelajar Lewat KPU Goes to School untuk Perkuat Pendidikan Pemilih Pemula

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

KPU Bali Menjangkau 45.399 Pelajar Lewat KPU Goes to School untuk Perkuat Pendidikan Pemilih Pemula
Foto: Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan saat memberikan pendidikan pemilih pemula KPU Goes to School ke pelajar SMK Kesehatan Bali Medika di Denpasar, Selasa 4/8/2026 (sumber: KPU Bali)

Pantau - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali memberikan pendidikan pemilih kepada 45.399 pelajar melalui program KPU Goes to School yang dilaksanakan sepanjang Juli 2026 sebagai bagian dari sosialisasi pendidikan pemilih dan literasi demokrasi bagi siswa SMA, SMK, dan SLB di seluruh Bali.

Program tersebut sebagian besar dilaksanakan dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Juli 2026.

Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan mengatakan, "KPU Kabupaten/Kota se-Bali berhasil menjangkau sebanyak 45.399 pelajar melalui program KPU Goes to School, kegiatan yang dilaksanakan di bulan Juli 2026 ini bagian dari sosialisasi pendidikan pemilih dan literasi demokrasi yang menyasar pemilih pemula di jenjang SMA, SMK dan SLB."

Sebanyak 45.399 pelajar yang mengikuti program tersebut setara dengan 23,93 persen dari total 189.682 siswa SMA/SMK negeri dan swasta di Provinsi Bali.

Rincian Peserta di Seluruh Kabupaten/Kota

Jumlah pelajar yang mengikuti program di Kota Denpasar mencapai 8.841 siswa.

Di Kabupaten Badung, program menjangkau 2.711 siswa.

Di Kabupaten Tabanan, sebanyak 9.045 siswa mengikuti kegiatan tersebut.

Di Kabupaten Jembrana, peserta tercatat sebanyak 3.628 siswa.

Di Kabupaten Buleleng, program diikuti 3.824 siswa.

Di Kabupaten Bangli, sebanyak 3.301 siswa memperoleh pendidikan pemilih.

Di Kabupaten Karangasem, jumlah peserta mencapai 5.250 siswa.

Di Kabupaten Klungkung, sebanyak 3.768 siswa mengikuti program tersebut.

Di Kabupaten Gianyar, program menjangkau 5.031 siswa.

Lidartawan mengatakan, "Capaian ini menunjukkan perluasan pendidikan pemilih kepada pemilih pemula yang akan terus dilaksanakan secara bertahap di seluruh kabupaten/kota di Bali."

Materi Demokrasi dan Investasi Jangka Panjang

Materi yang diberikan dalam program KPU Goes to School meliputi pemahaman mengenai demokrasi, pemilu, keberanian menyampaikan pendapat, kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta penanaman pemahaman bahwa demokrasi dimulai dari diri sendiri.

Selama pelaksanaan kegiatan, KPU Bali menilai antusiasme pelajar sangat tinggi.

Generasi Z disebut menunjukkan rasa ingin tahu yang besar terhadap demokrasi dan penyelenggaraan pemilu.

Melalui diskusi dan sesi tanya jawab, para pelajar didorong memahami pentingnya partisipasi dalam kehidupan demokrasi serta diperkenalkan dengan proses kepemiluan sejak dini.

KPU Bali berharap para pelajar memiliki kesiapan menentukan pilihan ketika telah memenuhi syarat sebagai pemilih sehingga keputusan yang diambil di bilik suara dapat menghasilkan pemimpin terbaik.

Lidartawan menilai keberhasilan program tersebut menunjukkan tingginya komitmen jajaran KPU kabupaten/kota dalam memberikan pendidikan pemilih kepada generasi muda.

Program KPU Goes to School tetap dapat dilaksanakan meskipun tanpa dukungan anggaran khusus.

KPU Bali berharap program tersebut terus berlanjut sebagai investasi demokrasi untuk mencetak pemilih muda yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi pemilu maupun pemilihan pada masa mendatang.

Penulis :
Leon Weldrick