
Pantau - Perum Perumnas menggandeng PT Agung Podomoro Land Tbk dalam penjajakan kerja sama revitalisasi Rumah Susun Klender, Jakarta Timur, sebagai langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak sekaligus mendukung Program 3 Juta Rumah.
Perumnas Perkuat Kolaborasi dengan Sektor Swasta
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Plt Direktur Utama Perum Perumnas Imelda Alini Pohan dan President Director PT Agung Podomoro Land Tbk Bacelius Ruru.
Imelda mengatakan sinergi dengan sektor swasta menjadi strategi untuk mempercepat transformasi kawasan perkotaan dan menghadirkan hunian yang berkualitas bagi masyarakat.
“Perumnas berkomitmen untuk melaksanakan seluruh proses revitalisasi secara partisipatif dengan mengedepankan komunikasi yang terbuka, transparan, dan konstruktif bersama masyarakat penghuni Rumah Susun Klender, didukung oleh sinergi dengan BAPPENAS dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," ujarnya.
Setelah penandatanganan MoU, kedua pihak akan melanjutkan kajian menyeluruh yang mencakup aspek teknis, hukum, finansial, serta model bisnis sebagai dasar pelaksanaan proyek.
Revitalisasi Tingkatkan Kapasitas Hunian
Perumnas menjelaskan Rumah Susun Klender merupakan aset strategis yang memiliki lokasi dekat jaringan transportasi massal dan berbagai fasilitas publik sehingga dinilai berpotensi dikembangkan menjadi kawasan hunian vertikal berbasis Transit-Oriented Development (TOD).
Melalui revitalisasi tersebut, kawasan yang saat ini terdiri atas 78 blok dengan 1.280 unit hunian akan dikembangkan menjadi 14 tower high-rise dengan lebih dari 10.000 unit.
Perumnas memastikan seluruh penghuni eksisting akan mendapatkan unit pengganti sebagai bentuk perlindungan terhadap hak-hak masyarakat.
“kami meyakini bahwa keberhasilan proyek ini tidak hanya diukur dari terbangunnya hunian baru, tetapi juga dari sejauh mana revitalisasi ini mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman dan berkelanjutan,” ujar Imelda.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



