
Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan penilaian Ombudsman mengenai opini maladministrasi penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2026 akan menjadi acuan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan perbaikan pelayanan publik dan tertib administrasi, saat memberikan pernyataan di Balai Kota Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026.
Pramono mengatakan, "Apapun yang menjadi penilaian Ombudsman, akan menjadi acuan kami untuk melakukan perbaikan diri dalam hal berkaitan dengan pelayanan publik dan ketertiban administrasi."
Pemprov DKI Perkuat Pengendalian Internal
Pramono mengungkapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada penilaian opini maladministrasi tahun 2025 memperoleh nilai 90,11 yang menempatkan daerah tersebut dalam kategori Kualitas Pelayanan Sangat Baik.
Ia meminta seluruh kepala perangkat daerah dan unit pelayanan yang menjadi lokus penilaian tahun 2026 memberikan data serta informasi secara lengkap.
Pramono menegaskan seluruh data yang disampaikan harus transparan dan setiap informasi yang diberikan wajib dapat dipertanggungjawabkan.
Ia juga menegaskan pengendalian internal di seluruh perangkat daerah harus diperkuat untuk mencegah potensi maladministrasi sejak dini.
Pelayanan Publik Jadi Fondasi Jakarta Kota Global
Pramono menilai kualitas pelayanan publik merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan memiliki daya saing tinggi.
Menurutnya, fokus utama pelayanan publik harus diarahkan pada layanan dasar yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.
Pramono menegaskan kualitas pelayanan tidak cukup hanya diukur dari kepatuhan administratif.
Ia menilai kepatuhan terhadap standar operasional prosedur harus berjalan seiring dengan kepuasan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin menyatakan penilaian opini maladministrasi tahun 2026 menjadi momentum bagi seluruh perangkat daerah di DKI Jakarta untuk bersama-sama mendukung cita-cita pembangunan Jakarta.
Fikri berharap, “Paling tidak nilai yang dicapai pada periode yang lalu tahun 2025 itu bisa dipertahankan, syukur-syukur bisa ditingkatkan di tahun 2026.”
- Penulis :
- Shila Glorya



