HOME  ⁄  Nasional

Rwanda Ingin Perluas Kerja Sama Pertahanan dan Keamanan dengan Indonesia

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Rwanda Ingin Perluas Kerja Sama Pertahanan dan Keamanan dengan Indonesia
Foto: (Sumber :Duta Besar Rwanda untuk Indonesia Abdul Karim Harelimana saat ditemui di sela-sela perayaan tradisional Rwanda, Umuganura, di Jakarta, Jumat malam (7/8/2026). (ANTARA/Nabil Ihsan).)

Pantau - Rwanda ingin memperluas kerja sama pertahanan dan keamanan dengan Indonesia setelah kemitraan kedua negara berkembang melalui dialog pertahanan, pendidikan kepolisian, pemberantasan kejahatan lintas negara, serta pertukaran informasi dan keahlian.

Duta Besar Rwanda untuk Indonesia Abdul Karim Harelimana menyampaikan keinginan tersebut saat ditemui dalam perayaan tradisional Rwanda, Umuganura, di Jakarta, Jumat malam (7/8/2026).

“Salah satu capaian besar lain dalam hubungan antara Rwanda dan Indonesia adalah terjalinnya dialog terkait kerja sama keamanan dan pertahanan,” kata Harelimana.

Indonesia dan Rwanda juga telah menandatangani surat pernyataan niat atau letter of intent (LoI) untuk memfasilitasi penjajakan kerja sama pertahanan dan keamanan.

“Dengan demikian, kita jadi bisa melanjutkan pembahasan terkait kerja sama tersebut,” tambahnya.

Kerja Sama Kepolisian Diperkuat

Harelimana mengatakan salah satu hasil konkret kemitraan pertahanan dan keamanan kedua negara adalah menguatnya hubungan antara Polri dan Kepolisian Nasional Rwanda.

Melalui kerja sama tersebut, personel kepolisian Rwanda mendapat fasilitas untuk menjalani pendidikan kepolisian di Indonesia.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Kepolisian Nasional Rwanda Inspektur Jenderal Polisi Felix Namuhoranye sebelumnya menandatangani nota kesepahaman pada 6 Oktober 2025 untuk memperkuat pemberantasan kejahatan lintas negara terorganisasi.

Kerja sama kedua lembaga kepolisian tersebut juga mencakup pertukaran informasi dan keahlian, pelatihan bersama, serta pengembangan kapasitas sumber daya kepolisian.

Indonesia menilai kemitraan tersebut menunjukkan komitmen kedua negara dalam memperkuat kerja sama kepolisian internasional dan penegakan hukum.

Indonesia dan Rwanda Jajaki Dialog Pertahanan

Harelimana juga telah bertemu Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Jakarta pada 5 Februari 2026 untuk membahas pengembangan kemitraan bilateral di sektor pertahanan.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah peluang kerja sama, termasuk kemungkinan pembentukan forum dialog pertahanan antara Indonesia dan Rwanda.

Forum itu dijajaki untuk mendukung keberlanjutan kerja sama pertahanan kedua negara pada masa mendatang.

Penulis :
Aditya Yohan