HOME  ⁄  Nasional

Polda Metro Mengerahkan Tim Keslap dan DVI untuk Menangani Kebakaran Gedung Bapenda DKI

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Polda Metro Mengerahkan Tim Keslap dan DVI untuk Menangani Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Foto: (Sumber :Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya mengerahkan Tim Kesehatan Lapangan (Keslap) dan Tim Disaster Victim Identification (DVI) dalam penanganan kebakaran Gedung Bapenda DKI, Jakarta, Jumat (7/8/2026). ANTARA/HO-Polda Metro Jaya..)

Pantau - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya mengerahkan Tim Kesehatan Lapangan (Keslap) dan Tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk menangani kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026) malam.

Tim Biddokkes diterjunkan untuk memberikan pelayanan kesehatan sekaligus mengantisipasi kebutuhan penanganan dan identifikasi korban dalam insiden tersebut.

Biddokkes Polda Metro Jaya juga berkoordinasi dengan Instalasi Forensik Rumah Sakit Polri Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri.

Berdasarkan pembaruan sementara, satu korban dirujuk ke RSUD Tarakan untuk mendapatkan penanganan medis akibat mengalami hipoksia.

Polisi Kerahkan Personel dan Sterilkan Lokasi Kebakaran

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan personel kepolisian dituntut siap memberikan respons cepat dalam setiap kondisi darurat.

"Setiap personel Brimob dituntut selalu siap memberikan respons cepat dalam setiap kondisi darurat. Kami hadir untuk mendukung penanganan kebakaran, membantu pengamanan lokasi, serta memastikan masyarakat tetap terlindungi selama proses berlangsung," kata Henik dalam apel kebangsaan menyambut HUT Ke-81 RI di Monas, Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

"Biddokkes Polda Metro Jaya terus berkoordinasi dengan unsur terkait di lokasi untuk memastikan dukungan kesehatan dalam proses penanganan kebakaran berjalan optimal," ucapnya.

Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan personel dikerahkan untuk melakukan sterilisasi, membuat perimeter pengamanan, serta membantu petugas pemadam kebakaran.

"Prioritas kami memastikan lokasi tetap steril dan masyarakat tidak memasuki area berbahaya. Personel juga membantu proses penanganan kebakaran dan bersiaga di sekitar lokasi," kata Wahyu.

Direktorat Samapta Polda Metro Jaya mengerahkan 72 personel untuk membantu penanganan sekaligus pengamanan kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta.

Brimob Turunkan Tim SAR hingga Kendaraan Water Cannon

Satuan Brimob Polda Metro Jaya turut mengerahkan Tim SAR Batalyon A Pelopor, personel Detasemen Gegana, serta kendaraan Water Cannon untuk membantu proses pemadaman dan pengamanan area sekitar gedung.

Petugas gabungan terus berupaya mengendalikan kebakaran serta memastikan kawasan terdampak tetap steril selama proses penanganan berlangsung.

Pengamanan dilakukan untuk mencegah masyarakat memasuki atau mendekati area yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Pengerahan personel dan peralatan kepolisian tersebut dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan dalam merespons situasi kedaruratan.

Masyarakat diimbau tidak mendekati lokasi kebakaran dan mengikuti arahan petugas agar proses penanganan tidak terhambat.

Masyarakat yang menemukan situasi darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi Layanan Kepolisian 110 yang tersedia selama 24 jam.

Penulis :
Aditya Yohan