
Pantau - Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Bayu Meghantara meminta seluruh personel mengutamakan keselamatan diri ketika menjalankan tugas pemadaman kebakaran.
Bayu menyampaikan arahan tersebut dalam pembukaan Jakarta Fire Fighter Challenge 2026 di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
"Saya tidak mau yang namanya keselamatan jiwa, khususnya bagi anggota, menjadi terabaikan karena mengejar waktu. Tidak hanya waktu, tetapi menjaga keselamatan yang paling utama. Keselamatan yang ditolong dan keselamatan bagi anggota kita," kata Bayu.
Keselamatan Jadi Penilaian Utama
Bayu mengatakan keselamatan personel pemadam perlu menjadi salah satu penilaian utama juri dalam kompetisi selain teknik, ketepatan waktu, serta ketepatan penempatan peralatan.
"Tekniknya bukan hanya urusan waktu, tetapi bagaimana mobilisasi peralatan dan kendaraan, dan mobilisasi personel. Ini juga menjadi tantangan kita," kata Bayu.
Jakarta Fire Fighter Challenge merupakan kegiatan rutin Dinas Gulkarmat DKI Jakarta sebagai ajang kompetisi ketangkasan dan keterampilan personel pemadam kebakaran.
Kompetisi tahun ini berlangsung di Pusdiklat Gulkarmat Ciracas, Jakarta Timur, pada 11-12 Agustus 2026 dengan sejumlah kategori yang menguji kemampuan fisik dan taktik petugas.
"Jakarta Fire Fighter Challenge kegiatan rutin yang kita laksanakan setiap tahun. Dalam perkembangannya, ketangkasan, kecepatan, ketepatan akan menjadi lebih baik," kata Bayu.
Pemenang Akan Bertanding di Singapura
Bayu memastikan pemenang Jakarta Fire Fighter Challenge 2026 akan menjadi bagian dari kontingen Dinas Gulkarmat DKI Jakarta untuk mengikuti kompetisi di Singapura pada 2027.
Para pemenang diminta mempertahankan daya tahan dan kondisi fisik sebagai persiapan menghadapi kompetisi tingkat internasional tersebut.
"Pemenang tahun ini harus menjaga endurance-nya, harus menjaga fisiknya dalam rangka bertanding di level internasional," kata Bayu.
- Penulis :
- Aditya Yohan



