HOME  ⁄  Nasional

Bulog Salurkan Bantuan Beras di Surabaya, 184.313 Penerima Dapat Alokasi Tiga Bulan

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Bulog Salurkan Bantuan Beras di Surabaya, 184.313 Penerima Dapat Alokasi Tiga Bulan
Foto: Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani bersama Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dalam penyerahan bantuan pangan kepada warga yang berhak di wilayah Surabaya, Jawa Timur, Rabu 12/8/2026 (sumber: Bulog)

Pantau - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani bersama Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menyerahkan bantuan pangan pemerintah kepada warga penerima manfaat di Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 12 Agustus 2026.

Penyaluran tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan memperoleh dukungan pangan dari pemerintah secara tepat sasaran dan tepat waktu.

Setiap penerima bantuan pangan (PBP) mendapatkan 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026, dengan rincian masing-masing 10 kilogram per bulan.

Bulog Pastikan Stok dan Distribusi Beras

Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan program bantuan pangan menjadi salah satu upaya pemerintah memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

"Program Bantuan Pangan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi," ungkap Rizal.

Rizal menegaskan Bulog siap menjalankan penugasan pemerintah secara optimal dengan berperan sebagai operator utama dalam pelaksanaan program bantuan pangan.

"Hari ini kami bersama Kepala Bapanas hadir langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Surabaya. Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Rizal.

Dalam program tersebut, Bulog menjalankan peran mulai dari penyediaan stok, pengelolaan logistik, hingga pendistribusian beras kepada PBP dengan memanfaatkan jaringan Bulog di seluruh Indonesia.

Rizal menyebut stok beras nasional berada pada tingkat yang sangat memadai dengan jumlah mencapai 5,2 juta ton.

“Dengan stok beras nasional yang sangat memadai mencapai 5,2 juta ton, Bulog siap mendukung penuh arahan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) agar bantuan pangan dapat segera disalurkan secara tepat sasaran dan tepat waktu kepada masyarakat di seluruh Indonesia,” ujar Rizal.

Kehadiran langsung Dirut Bulog bersama Kepala Bapanas dalam penyaluran tersebut menjadi bentuk sinergi pemerintah untuk memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

Sebanyak 495 Penerima di Lidah Kulon

Penyerahan bantuan beras kepada PBP di Kelurahan Lidah Kulon dilaksanakan di Kantor Kelurahan Lidah Kulon dengan jumlah penerima mencapai 495 PBP.

Dengan setiap PBP memperoleh 30 kilogram beras, total bantuan yang disalurkan di Kelurahan Lidah Kulon mencapai 14.850 kilogram.

Untuk cakupan Kota Surabaya, jumlah penerima bantuan pangan tercatat sebanyak 184.313 PBP.

Sementara itu, jumlah penerima bantuan pangan di Provinsi Jawa Timur mencapai 5.690.353 PBP.

Secara nasional, program Bantuan Pangan beras dialokasikan kepada sekitar 33,24 juta PBP dengan total beras mencapai sekitar 997,2 ribu ton.

Amran Sebut Penyaluran Tindak Lanjut Arahan Presiden

Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan penyaluran bantuan pangan merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar bantuan pemerintah segera diterima masyarakat yang membutuhkan.

“Ini adalah arahan Bapak Presiden agar bantuan beras pemerintah dapat diterima oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan di seluruh Indonesia. Targetnya bantuan ini dapat disalurkan secepatnya dan sampai kepada masyarakat," kata Amran.

Amran juga menyebut ketersediaan stok beras yang melimpah mendukung pelaksanaan program bantuan pangan pemerintah.

"Dengan stok beras yang melimpah, ini merupakan bentuk kepedulian Bapak Presiden kepada rakyat Indonesia,” tambah Amran.

Surabaya menjadi lokasi kedua dalam rangkaian penyaluran bantuan pangan pemerintah setelah program serupa sebelumnya dilaksanakan di Alor, Nusa Tenggara Timur.

Pemerintah berharap kehadiran langsung di lapangan dapat memastikan program bantuan pangan berjalan sesuai tujuan, tepat sasaran, tepat waktu, serta memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Penulis :
Leon Weldrick