HOME  ⁄  Nasional

Korps Marinir TNI AL Menguji Roket MLRS Vampire 122 Milimeter untuk Pastikan Kesiapan Tempur

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Korps Marinir TNI AL Menguji Roket MLRS Vampire 122 Milimeter untuk Pastikan Kesiapan Tempur
Foto: (Sumber :Korps Marinir TNI AL uji tembak amunisi roket Multiple Launch Rocket System (MLRS) Vampire kaliber 122 milimeter di Daerah Latihan Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (12/8/2026). ANTARA/Ho-Pen Marinir..)

Pantau - Korps Marinir TNI AL menguji tembak amunisi roket Multiple Launch Rocket System (MLRS) Vampire kaliber 122 milimeter di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (12/8/2026).

Uji tembak dilakukan untuk memastikan amunisi yang baru diserahkan Kementerian Pertahanan tersebut berfungsi dengan baik dan memenuhi standar kelayakan untuk mendukung kesiapan tempur Korps Marinir.

"Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan amunisi kaliber 122 milimeter memenuhi standar fungsi dan kelayakan, sekaligus mendukung kesiapan material tempur serta sistem persenjataan Korps Marinir dalam melaksanakan tugas," kata Kepala Dinas Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana saat dikonfirmasi di Jakarta.

Batalyon Roket 2 Marinir Laksanakan Penembakan

Rana mengatakan uji fungsi amunisi tersebut dilakukan Batalyon Roket 2 Marinir sebagai satuan pelaksana penembakan dengan menggunakan sistem MLRS Vampire.

Sebelum ditembakkan di Puslatpurmar 5 Baluran, amunisi telah menjalani uji kelayakan di Laboratorium Induk Senjata TNI Angkatan Laut (Labinsenal).

Seluruh rangkaian uji tembak dilaporkan berlangsung lancar dan aman karena dilaksanakan sesuai standar keamanan yang berlaku.

Marinir Pastikan Alutsista Siap Digunakan

Hasil pengujian tersebut menjadi bagian dari upaya Korps Marinir memastikan kesiapan alat utama sistem senjata atau alutsista untuk menjalankan misi pertahanan negara.

"Kegiatan ini menunjukkan komitmen Korps Marinir dalam menjaga kesiapan material tempur melalui proses pengujian dan evaluasi secara terukur," ungkap Rana.

Pengujian dan evaluasi tersebut dilakukan untuk menjaga fungsi serta kelayakan material tempur dan sistem persenjataan yang digunakan Korps Marinir.

Penulis :
Aditya Yohan