
Pantau - Gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026), mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka di Maumere, Kabupaten Sikka.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maumere menyatakan korban meninggal setelah tertimpa reruntuhan bangunan di ruang tunggu Dermaga Lorens Say Maumere.
"Tadi kami sudah evakuasi satu orang meninggal dunia, akibat tertimpa reruntuhan gedung," kata Kepala SAR Maumere Faturahman saat dihubungi dari Kupang, Sabtu pagi.
Identitas korban meninggal tersebut belum diketahui.
SAR Evakuasi Korban dari Reruntuhan
Petugas SAR melakukan pencarian dan evakuasi setelah sejumlah bangunan mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.
Korban meninggal ditemukan di ruang tunggu Dermaga Lorens Say Maumere yang mengalami kerusakan.
"Untuk di ruang tunggu itu sudah nihil," ujar Faturahman.
Selain korban meninggal, petugas menemukan dua orang dalam kondisi luka-luka.
Kedua korban luka telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan intensif dan mendapatkan penanganan lebih lanjut.
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Mbay pada Sabtu pukul 05.58 WITA.
Kepala Stasiun Geofisika Kupang Arief Tyastama mengatakan pusat gempa berada pada koordinat 8,41 derajat lintang selatan dan 121,39 derajat bujur timur.
"lokasinya di sekitar 30 kilometer laut Mbay-Nagekeo dengan kedalaman 15 kilometer," katanya.
Hingga pukul 07.03 WITA, BMKG telah mengeluarkan Peringatan Dini Tsunami 2 yang mencakup wilayah NTT, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tenggara.
Di NTT, wilayah berstatus Siaga meliputi Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, Manggarai Barat bagian utara, Ende bagian utara, dan Sikka bagian utara.
Sementara di Sulawesi Selatan, wilayah yang masuk status Siaga yakni Selayar, Jeneponto, dan Bantaeng.
BMKG sebelumnya mengeluarkan Peringatan Dini Tsunami 1 setelah gempa awal tercatat berkekuatan M7,0 dengan Ngada bagian utara berstatus Waspada.
- Penulis :
- Aditya Yohan



