
Pantau - Sejumlah penerbangan dari Bandara Internasional El Tari Kupang menuju Flores terdampak gempa yang mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu, 15 Agustus 2026, termasuk dua penerbangan Wings Air rute Kupang-Ende yang dibatalkan sehingga 126 penumpang batal berangkat.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional El Tari Kupang Teguh Darmawan Saiman memastikan fasilitas serta peralatan utama dan pendukung operasional di Bandara El Tari dalam kondisi baik dan tidak terdampak gempa.
"Namun, kondisi berbeda terjadi pada sejumlah bandara tujuan. Penerbangan menuju Ruteng dan Ende masih dalam proses koordinasi terkait kondisi dan kesiapan bandar udara sehingga berpotensi mengalami pembatalan oleh maskapai," katanya.
Wings Air Batalkan Dua Penerbangan ke Ende
Teguh mengatakan Wings Air telah mengajukan pembatalan penerbangan rute Kupang-Ende dengan nomor penerbangan IW 1831 dan IW 1957.
Pembatalan tersebut mengakibatkan 126 penumpang tujuan Ende batal berangkat dari Kupang.
Wings Air akan memberikan pengembalian dana atau refund tiket kepada penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan tersebut.
Sementara itu, penerbangan menuju Ruteng masih dalam proses koordinasi terkait kondisi dan kesiapan bandara tujuan.
"Untuk penerbangan menuju Bajawa, pihak bandara masih melakukan koordinasi untuk memastikan status operasional bandar udara tujuan," ujar Teguh.
Sejumlah Bandara Tujuan Tetap Beroperasi Normal
Bandara tujuan Larantuka, Lembata, Tambolaka, Alor, Maumere, dan Labuan Bajo terkonfirmasi tetap beroperasi normal sehingga penerbangan dari Kupang menuju wilayah tersebut masih dapat dilayani.
PT Angkasa Pura Indonesia mengimbau calon penumpang terus memantau informasi terbaru dari maskapai mengenai jadwal penerbangan pascagempa.
Keputusan pembatalan penerbangan menjadi kewenangan masing-masing maskapai dengan mempertimbangkan kondisi operasional serta aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.
- Penulis :
- Aditya Yohan



