HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Solok Percepat Rehabilitasi Pascabencana, Infrastruktur Terdampak Jadi Prioritas

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pemkot Solok Percepat Rehabilitasi Pascabencana, Infrastruktur Terdampak Jadi Prioritas
Foto: Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra menerima kunjungan Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat di ruang kerjanya, Kamis 13/8/2026 (sumber: Diskominfo Solok)

Pantau - Pemerintah Kota Solok mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana melalui penguatan koordinasi lintas sektor, penanganan infrastruktur terdampak, pemulihan pelayanan publik, serta pemulihan aktivitas masyarakat.

Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra menyampaikan di Solok, Sumatera Barat, Sabtu, bahwa percepatan pemulihan membutuhkan dukungan dan koordinasi kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Koordinasi tersebut terutama diperlukan untuk menangani berbagai infrastruktur yang mengalami dampak akibat bencana.

Evaluasi Lapangan Jadi Dasar Penanganan

Ramadhani mengatakan evaluasi secara langsung di lapangan penting dilakukan agar rencana penanganan sesuai dengan kondisi aktual dan kebutuhan masyarakat.

Evaluasi tersebut juga diperlukan agar penanganan tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan, tetapi berlanjut menjadi tindakan nyata.

Pemerintah Kota Solok terus menginventarisasi kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi berbagai fasilitas publik serta infrastruktur yang terdampak bencana.

Hasil inventarisasi akan menjadi dasar pemerintah menentukan prioritas penanganan fasilitas dan infrastruktur yang membutuhkan pemulihan.

Pemkot Solok juga mengharapkan hasil monitoring dan evaluasi bersama tim supervisi dapat memperkuat tindak lanjut dalam proses pemulihan pascabencana.

Monitoring dan evaluasi tersebut menjadi dasar menentukan kebutuhan penanganan pada lokasi yang telah ditinjau secara langsung.

Dengan evaluasi berdasarkan kondisi nyata di lapangan serta koordinasi lintas instansi, Pemkot Solok menargetkan rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berlangsung lebih cepat, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.

Tim Satgas Tinjau Infrastruktur Terdampak

Sebagai bagian dari percepatan pemulihan, Ramadhani menerima kunjungan Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat di ruang kerjanya pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari tugas tim untuk menganalisis sekaligus mengevaluasi pelaksanaan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Barat, termasuk sejumlah lokasi terdampak di Kota Solok.

Setelah pertemuan, Ramadhani bersama jajaran terkait mengikuti peninjauan lapangan untuk melihat langsung kondisi fasilitas dan infrastruktur yang membutuhkan penanganan.

Salah satu lokasi yang ditinjau adalah SDN 16 Tanah Garam yang membutuhkan perhatian dalam proses pemulihan.

Tim juga meninjau Box Culvert Simpang Gawan untuk mengidentifikasi kondisi dan kebutuhan penanganannya setelah terdampak bencana.

Kawasan sedimentasi Batang Lembang turut menjadi lokasi peninjauan dan perhatian pemerintah dalam rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana.

Peninjauan terhadap SDN 16 Tanah Garam, Box Culvert Simpang Gawan, dan kawasan sedimentasi Batang Lembang digunakan sebagai bahan evaluasi pemerintah bersama tim satuan tugas.

Evaluasi bertujuan mengidentifikasi kondisi dan tingkat kerusakan sekaligus kebutuhan penanganan pada setiap fasilitas serta infrastruktur terdampak.

Hasil peninjauan selanjutnya digunakan untuk menentukan langkah yang diperlukan agar rehabilitasi dan rekonstruksi dapat dilaksanakan secara lebih efektif.

Secara keseluruhan, Pemkot Solok menekankan tiga unsur utama dalam percepatan pemulihan pascabencana, yakni evaluasi berdasarkan kondisi nyata di lapangan, penentuan prioritas berdasarkan kebutuhan, serta koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan instansi terkait.

Penulis :
Leon Weldrick